Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

UKK kelar, project film kelar, libur belum tiba

Huh, alhamdulillah, semua tugas udah kelaaaaar.
Ini udah 10 hari aku gak maen blog, bener-bener fokus ke sekolah.

UKK (Ujian Kenaikan Kelas) kali ini sama seperti semester-semester sebelumnya. Sama-sama banyak nyonteknya, hehe. Semester 4 kali ini sistem duduknya dicampur sama anak kelas X (sama sih kayak semester-semester lalu, tapi kan semester lalu aku duduknya bareng kakak kelas). Jadi, duduknya selang-seling, kanan kiri mah adhek kelas, yang kelas XI ada di depan dan di belakang. Depanku si Rahmat, belakangku si Rina. Beuh, ajib banget kalo nyontek...

Saat UKK, aku sempet sakit. Waktu itu aku ngerasa nggak enak badan saat UKK matematika. Huh, matematika! Sebenarnya sih udah ngerasa dari pagi, tapi ya dibetah-betahin. Apalagi sepulang UKK matematika, ada pertemuan para remidier's matematika. Untungnya Bu Novi nawarin remidi tugas, jadi beban remidi lumayan terkurangi lah daripada disuruh ikutan remidi tulis. Sesampainya di rumah, aku bilang ke ibu, "Bu.... aku sakit..."

Eh, ibuku malah njawab, "baru kena UKK matematika aja langsung sakit."

"Bu.... serius...."

Aku pun langsung terdampar di kamar. Orang kalo sakit itu badannya menggigil, wajahnya terasa panas, kakinya adem, dan kalo menggigil parah rasa-rasanya nih kaki menyatu dan nggak bisa digerakkin.  Nggak berapa lama kemudian, ibuku bikinin wedang jahe. Jahe selalu ampuh buat menggagalkan sakit yang berkelanjutan.

Mulai pulang sekolah sampai jam 3 pagi keesokan harinya, aku tertidur pulas untuk memulihkan nyawa dan tenagaku. Dan saat bangun jam 3 pagi, aku langsung belajar materi sejarah dan TIK. Beuh, padahal jam 6.30 ujian sudah dimulai. Lah kalo kayak gini gimana cara belajarnya? Yaa belajar dengan cara membaca cepat. Untungnya, aku itu kalo membaca tergolong cepat dan mudah nangkep. Jadi, saat belajar sejarah, langsung clingclingcling, materinya bisa aku tangkap dengan baik. Tapi kalo tik, bingung juga, apa yang mau dipelajari. Hmm, wallahu alam wes, depanku ada Rahmat, nyontek aja ke Rahmat, hehe

Menyontek itu sebuah tantangan. Kita disuruh uji nyali untuk menghadapi 2 pengawas dengan mempertaruhkan tindakan buruk kita. Pengawas ruangan sih nggak ada yang killer-killer, tapi mata mereka itu loh ngelirik kesana kemari. Ada tuh adhek kelas yang hapenya diambil, lagian sih parah banget cara nyonteknya. Ada juga yang diambil kertas krepekannya.

Ada cerita nih, saat itu pelajaran biologi, aku nggak belajar sepenuhnya. Aku cuma belajar separuh. Yang separuhnya aku pasrahin ke Rina, teman belakangku yang sekarang menjabat sebagai ketua ekskul biologi. Cara kita untuk menyontek adalah dengan saling tukar kartu ujian. Yaa di belakang kartu ujian itu kita kasih pertanyaan dan bakalan dijawab balik. Tapi, keadaan memburuk saat UKK biologi, si pengawas berdiri di samping Rina yang duduk paling belakang. Beuh, aku nungguin jawaban dari Rina, ehh pengawasnya nggak pindah-pindah. Yaa mungkin kali ini keberuntungan sedang tidak berpihak kepadaku.

Saat menyontek itu ada susahnya. Susah yang aku alami ini adalah sebuah kebingungan dimana saat kamu tidak tau, kamu akan bertanya kepada temanmu yang lebih tau. Dan jika kamu adalah orang yang pandai bersosialisasi, pastinya kamu akan mendapatkan banyak jawaban dari temanmu. Saat pelajaran TIK, aku nanya nomor 1 uraian. Aku nanya ke Rahmat, Rina, Sanditiya dan Unggul, jawabannya beda semua. Padahal seharusnya jawabannya itu pasti, nggak bisa dilogika. Lah ini? aku nanya ke 4 sumber, eh beda semua jawabannya. Lah bakalan milih yang mana???

Alhamdulillah... selama 7 hari aku telah menyelesaikan UKK. UKK kelar itu rasanya seneeeeeeng banget. Rasa-rasanya kita itu nggak ada beban untuk memikirkan materi-materi pelajaran yang harus ditaklukkan.

UKK emang udah kelar, tapi tugas dan remidi-remidinya masih belum usai. Semester 1, 2, 3 lalu, aku dan temen-temen diberondong yang namanya remidi massal saat 2 hari seusai UKK, tapi Alhamdulillah, semester ini enggak. Palingan remidi tugas matematika dan kimia, hehe.

Remidi dan tugasnya udah kelar. Tapi masih ada satu tugas lagi yang kudu diselesaikan hari Rabu tadi. Yaitu project film. Tugas bikin film ini udah digemborkan sejak awal semester 4, tapi baru ngerjainnya akhir april. Membuat film ini bukan hal yang ecek-ecek. Tetapi sebuah film yang bermateri, bercerita dan nggak cemen. Membuat film ini juga menjadi ajang yang paling bergengsi dalam mapel TIK.

Film yang dibikin ini harus masuk dalam proses pengeditan. Yaa pembuatan film ini diawali dengan pembentukan crew (produser, eksekutif produser, sutradara, asisten sutradara, dll), lalu penangkapan ide cerita, kemudian membuat story board (gambaran project film yang dibikin komik untuk diberikan kepada produser), pemilihan peran, syuting dan proses editing.

Huh, membuat film ini gampang-gampang susah. Susahnya sih mengatur temen-temen yang memiliki jadwal yang padat. Belum lagi ngatur mereka di lokasi syuting. Hadeuuuuuh.

Hari Selasa kemaren adalah hari yang sibuk bagiku. Sehabis magrib, aku langsung cabut ke rumah Sania buat melanjutkan proses penyempurnaan film. Oh ya, sebelumnya aku udah ngedit-ngedit hasil syuting. Jadi, selsesai syuting, langsung diedit, biar beban nggak numpuk, itung-itung nyicil lah. Nah, di rumah Sania kemaren itu adalah tahap penyempurnaan. Jadi, temen-temen yang dateng bisa ngasih comment biar film nya jadi bagus.

Aku pulangnya nggak terlalu malem, palingan aku pulang jam 8.30, ini pun aku pulang karena laptop ku hang alias mati gara-gara ngedrop and error. Laptopku mah capek dijadiin tempat editing video.

Film ini aku bagi dalam 3 part. Yang part 1 udah aku render selasa sore. Part 1 ini berdurasi 10 menit, tapi membutuhkan waktu 1 jam full untuk proses rendering. Beuh, lama banget. Capek nunggunya. Nah, malemnya, jam 9, aku ngerender yang part 2, berdurasi 20 menit dan sialnya membutuhkan waktu 7 jam untuk rendering, Haduuuuuuuuuh, laptop harus aktif dan nggak boleh hang. Jadi, nih laptop aku kasih kipas angin biar nggak cepet panas. Karena kalo nih laptop demam alias panas, bisa-bisa mati dan proses rendering harus dimulai dari awal. Menunggu itu capek. Proses rendering berlanjut, sampai-sampai aku tidur di tempat. Aku bangun mulu setiap satu jam hanya untuk mengecek keadaan laptopku. Saat itu, aku ingin berkata, " Ya Allah, aku sayang laptopku.. Jaga laptopku jangan sampai ia marah..."

Proses rendering berakhir jam 5 pagi. Huh. Alhamdulillah... senengnya...

Tapi rendering masih belum selesai. Yang part 3 kan masih belum dirender. Yang part 3 ini berdurasi 10 menit juga dan butuh waktu 1 jam juga. Cobaan itu selalu ada. Saat dapet 80% rendering, tiba-tiba laptopku hang. Rasa-rasanya pengen nangis, tapiii seenggaknya masih ada waktu. Langsung aku render lagi, dengan sabar....

Dan akhirnya, proses rendering berakhir jam 6.30.

Tapi...... biasanya kan kalo dalam sebuah film itu kan ada openingnya. Lah di aku nggak ada sama sekali, menampilkan judul pun enggak. Hadduh. Langsung aku kebut dengan mengambil cuplikan triller x-the last moment untuk menampilkan label production dan mengambil editan judul dari triller film yang pernah aku buat.

Part 0 alias opening ini hanya berdurasi 20 detik, tapi proses renderingnya butuh waktu 3 menit. Huh. Sabaaar.

Cobaan nggak nyampe sini doang. Setelah project selesai, aku harus burning nih film ke cd. Ya Allah... sabar... sabar... masih ada waktu...

Setelah semua selesai, aku langsung tancap gas ke sekolah (tapi nganterin adhek dulu ke sekolah). Aku ngebut tanpat dosa biar nggak terlambat. Aku sampai di sekolah jam 6.45 pas. Temen-temen udah pada ngumpul buat apel pagi. Dari tempat parkir aku langsung lari ke lokasi apel. Ya Allah, pagi kemaren sesuatu banget.....

Film ku ini berjudul Andai Mati Besok. Ini bukan ide ceritaku. Ide cerita film ini aku nyari di google. Aku googling kesana kemari, dan hasilnya aku terdampar di sebuah blog milik Baihaqi Ahmad dengan blognya jemarihaqi.wordpress.com Di sini ada sebuah naskah ftv yang berjudul Andai Mati Besok, dan Baihaqi ini adalah scriptwriternya Andai Mati Besok

Aku nangis mbaca naskah ini. Dan aku mengutarakan untuk menyajikan di pembuatan film grupku, dan temen-temen menerimanya. Pemilihan karakter Bismo, Bari dan Jaka juga sangat pas untuk body pemeran utama di filmku. Pokoknya, fisik 3 tokoh utama sangat mendukung dan punya body yang mirip dengan ftv nya Baihaqi. Yang aku tekankan disini adalah body, bukan wajah. Body sih sesuai karakter, tapi kalo berbicara muka, jangan tanya deh.

Di sini aku juga ingin menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada Baihaqi Ahmad atas ceritanya, ide ceritanya, dan naskahnya yang alhamdulillah bisa mengganjal nilai tugas TIK grup kita. Makasiiiiiiiih banget.



Tugas film ini, kita juga disuruh bikin banner dan sampul cdnya. Dua tugas itu aku pasrahkan ke Nimas. Dan Nimas memasrahkannya ke banner editor. Malam itu dia juga nggak enak badan.

Dan kemaren sore, saat aku tertidur pulas untuk melampiaskan rasa capekku, tiba-tiba Nimas dan Febrian dateng ke rumah. Mereka pamer mengenai banner film grup. Dan ternyata oh ternyata, aku disuruh melihat banner film sebelum dikumpulkan ke Pak Tri Eka. Hiks hiks, terharu, ternyata mereka menghargai aku...

Eh, bannernya kok  bagus ya? Tapi rasa-rasanya aku pangling sama banner ini. Kalian ngerasa ada yang aneh nggak sama banner ini? Pernah nggak ngeliat konsep banner ini. Dan ternyata oh ternyata, banner ini diadaptasi dari bennernya Raditya Dika yang dengan novel dan filmnya yang berjudul Kambing Jantan.

Sempet ngakak juga gara-gara pangling sama banner ini. Ternyata banner editornya cerdas juga ya, bisa-bisanya menipu kita dengan kreatifitasnya. Tapi, keren kok! Kerja yang bagus bung !

Nggak berapa lama kemudian, aku, Nimas dan Febrian cabut ke rumahnya Pak Tri Eka untuk ngumpulin tugas. Di rumahnya Pak Tri Eka, aku melihat ada dua film laen milik teman beda kelas.

Cover cd nya bagus kan?

Alhamdulillah.... aku legaaaaaaaaaaa banget.  Semua tugas untuk semester ini udah kelar semua. 

Huh, saatnya bersenang-senang.... Setelah acara hari remidi, ada acara class meeting.

Ya, di saat sekolahku lagi class meeting, eh temen-temen di sekolah laen pada menikmati liburan sekolah. Ah, enak banget.... Liburanku masih kurang 3 hari lagiiiiiiiii.... masih jauuuuuuuuh......

16 komentar untuk "UKK kelar, project film kelar, libur belum tiba"

  1. Woww... perjuangannya kudu diacungin jempooll.. saluutt sama semangatnye :D

    kapan2 diputer dong pilemnye, penasaran gue pengen liat hasilnya :)

    BalasHapus
  2. tapi sekarang udah sembuh kan cha? w jadi inget masa-masa sekolah kalau ukangan di silang-silang gitu duduknya.. efek matematika ya haha...

    ditunggu filemnya yak..

    BalasHapus
  3. slam kenal.....bahagia itu indah....

    BalasHapus
  4. huwaduh, jangan nyontek aja dah ca hehe..

    ho oh, setuju sama mbak nay, puter yes ntar filmnya :D

    BalasHapus
  5. yg jawaban uraian dr 4 sumber itu..di rangkum saja deh...ehehehhe.

    Eh keren ya anak sekolah sekarang di ajarin bikin pilem segala..sipp. Dan selamat menyambut long vacation ya Cha...

    BalasHapus
  6. semoga nilai UKK nya memuaskan...
    semoga nanti bisa jd sutradara yg handal

    BalasHapus
  7. wowow ..
    perjuangan lo berat ye cha, hehe
    mulai dari sakit ampe nyontek ..
    gue si gak nyalahin cha, lo nyontek .. hehe
    asal jangan keseringan ye, gak baek .. *sokbijak

    wahaha, pilemnya andai mati besok, terus pake poto cowok bertiga ..
    beler abis dah .. hahaha
    bagus si, tapi jadinya kayak genre komedi yak ..
    hehe
    padahal bisa bikin lo nangis baca scripntye :P

    BalasHapus
  8. kereeen bgt tuh filmnya, dari judulnya aja udh bikin penasaran.

    BalasHapus
  9. huahahahahahaha, kisah perjalanan UKK yang pannnjanggg neng :D
    berarti, besok udah mulai liburan dong ??? ayo mo ke arah mana ??? wew

    BalasHapus
  10. Waahh enak ya dikasih tugas bikin film :(

    BalasHapus
  11. Mantep, Cha! Dari nyontek ampe kreatifitas bikin pilem... Gue acungin jempol 11 dah! Bhahaha

    BalasHapus
  12. WOWWW
    ini nge-borong ca postingannya?
    wkwk

    first, congrats. Setelah kesusahan ada kemudahan. ingat? :)
    second, WHAT-THE-HEN-IS-THAT Yang di dalam postingan? Semacam tips buat nyontekk??
    -____-

    hahaha
    aduh ada-ada aja XD

    BalasHapus
  13. ganas...!

    sudah bisa membuat film..!

    ikutkan saja ke festival2 ya kecil2 dulu gak apa2...

    ini film pendek kah..?

    BalasHapus
  14. Wkwkwk suka nyontek juga tho...
    Etapi emang seru sih. *eh*
    Tugasmu ribet sekali bikin film...
    Dulu tugasku juga ada... ada empat kelompok sekelas. Yang ngerjain cuma satu kelompok doang -_-"

    BalasHapus
  15. boleh juga tu filmnya... ditunggu di sini diputernya..
    nyontek itu bumbu, biar nggak penasaran, hehe

    BalasHapus