Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

IP Turun Sebagai Refleksi Diri

Assalammualaikum wr wb...



2 semester telah berlalu, kini saya memasuki semester ke-3 dalam perkuliahan Pendidikan Fisika di Universitas Jember. 2 semester yang saya jalani penuh setahun lalu bukan berarti tidak ada maknanya bagi saya. Justru masa-masa tersebut adalah masa transisi bagi saya, apakah menjadi lebih baik atau malah sebaliknya. Semester 1 sudah pernah saya ceritakan dan paparkan panjang lebar di blog ini. Dan sekarang saya akan bercerita tentang bagaimana rupa saya di semester 2 kemarin.


Sebenarnya tidak adil rasanya kalau penilaian kuliah kita hanya diambil dari ujian-ujian maupun presentasi, bahkan kadang (mungkin) ada yang ngawur saat memberi nilai. Saya dan teman-teman lain sebagai mahasiswa tidak bisa berbuat apa-apa jika hal buruk terjadi pada nilai akhir semester kami. Saya rasa memang benar adanya penilaian siswa yang didasarkan pada 3 aspek, yaitu afektif, koginitif dan psikomotor. Berdasarkan hal tersebut, semua keseharian siswa dapat diketahui berdasarkan keadaan yang ada. Tapi yaa, mungkin hal tersebut sangat jauuuuh berbeda dengan bangku kuliah, dimana jumlah mahasiswa sangat banyak sehingga dosen-dosen hanya mengenali mahasiswa yang sangat-sangat unggul. Kalau biasa aja dan tak berkesan yaa mudah terlupakan.

Pengumuman hasil nilai IP (Indeks Prestasi) sudah diumumkan sejak tanggal 23 Juli, tapi saya baru mengetahui nilai IP saya pada tanggal 4 Agustus. Beuh, lama banget ya.

“Lah kenapa lama banget?”

Alasannya sama dengan semester lalu: nggak punya nyali. Jujur, saya bukan orang yang bisa leha-leha dengan nilai IP berapapun. IP turun sedikit saja membuat saya pusing nggak karuan. Nah, yang membuat saya nggak punya nyali adalah saya nggak siap apabila IP saya turun. Beuh, saya bakalan pusing nggak ketulungan.

Tanggal 4 Agustus kemarin, terpaksa saya membuka hasil IP saya karena tanggal 5 Agustus saya harus menyerahkan Lembar Hasil Studi kepada dosen pembimbing saya yaitu Pak Wahyu. Hasil IP dapat dilihat secara pribadi via online di sister.unej.ac.id

Sebenarnya saya ingin melihat nilai IP saya melalui laptop, tapi apa daya modem lemot dan sulit diakses, akhirnya saya membuka via HP. Beuh, nilai IPK yang terpampang sungguh mencolok mata, yaitu 3.54. Jauh dari harapan saya.

Saya pikir-pikir lagi, kalau IPK saya turun ke 3.54, itu artinya IP semester 2 terjun bebas ke angka yang lebih rendah. Berhubung ngenet via hp sangat mahal dan saya tidak pake sistem paketan, yaa akhirnya saya nggak melihat nilai setiap mata kuliah daripada pulsa saya habis banyak.

Saya hitung-hitung dengan IP saya semester 1...
3.77 + ..... = 2 x 3.54
Dan hasilnya adalah 3.31

Beuh, saya shock berat. Perut rasa-rasanya mules. Kepala pening. Kepala pusing. Bibir pecah-pecah. Muka berjerawat. Mata beler. Tubuh berpanu kadas kurap... hadaaah macam-macam laah...

Tanggal 5 Agustus saya ke kampus untuk konsultasi dengan dosen pembimbing saya, sekalian lihat hasil studi saya saat semester 2..

Ternyata IP saya 3.33

“IP turun tentu ada sebabnya dong...”
Iya, saya tahu mengenai hal itu. Jika saya laporkan nilai IP saya kepada Ibu, beliau akan meyalahkan kegiatan-kegiatan saya seperti Unej Mengajar dan Kelas Inspirasi. Juga keterlibatan saya di Dies Natalis. Tapiii... jelas secara pribadi saya tidak menyalahkan itu semua. Lahwong Unej Mengajar kegiatannya cuma Sabtu doang dan rapat beberapa kali kok. Lahwong Kelas Inspirasi hanya diadakan pada beberapa bulan sekali dan kegiatannya cuma sebentar kok. Lahwong Dies Natalis acaranya ya cuma pada beberapa waktu aja kok. Saya tidak akan bisa menyalahkan kegiatan-kegiatan saya karena dengan kegiatan itulah saya banyak belajar tentang kehidupan di luar.

Oke, mari berkaca.

Saya lebih banyak menghabiskan waktu belajar pada saat semester 1 daripada semester 2. Nah, hal ini yang membuat nilai saya jatuh. Bukannya saya nggak ada waktu untuk belajar, tapi lebih banyak malesnya. "Mending tiduran..." Nah, itu dia masalahnya. Kayaknya lebih banyak tidurnya daripada belajarnya.

Saya juga lebih sering pulang ke Lumajang saat semester 2 daripada saat semester 1. Pada semester 1 kemarin, saya dilarang pulang ke Lumajang oleh Ayah saya. Ya alhasil pulangnya paling banter yaa sebulan sekali. Dan waktu-waktu kosong di kosan yaa saya manfaatkan buat belajar. 

Lah semester 2? Hari Sabtu saya ngajar di SDN Bintoro 5, sebagai sarang refreshing yang bermanfaat. Kadang, hari Minggu saya ke LedokOmbo, ada acara di sana. Kadang, hari Minggu ya juga ada acara Dies Natalis. Tapi yang menyita perhatian saya secara penuh adalah keadaan di Lumajang tidak mengenakkan. Orang tua saya sakit. Sakitnya mah bukan flu, tapi chikungunya. Ayah sakitnya cuma semingguan. Lah Ibu, sakitnya sebulan lebih. Kakinya bengkak. Kasihan Ibu. Apalagi Beliau juga harus ngurus toko dan kadang-kadang karyawan yang masuk cuma 1. Pernah, waktu itu nggak ada sama sekali karyawan yang masuk. Akhirnya saya nekat pulang ke Lumajang. Sampai di depan toko, buh, saya lihat wajah Ibu saya merah. Ketika Ibu lihat saya nongol di depan toko, Ibu langsung bilang, "Ros, gantiin Ibu. Ibu nggak kuat. Ibu mau tidur." Jadi, hampir tiap minggu saya harus pulang agar Ibu bisa istirahat.
Dan ketika saya menjaga toko, saya nggak pegang buku. Kalaupun pegang buku, ya tetep aja ilmu-ilmu pada nggak nyantol.

Nilai turun di semester 2 kemarin mengartikan bahwa saya harus merefleksi diri alias "ngaca". Berkaca tentang kesalahan di masa lalu dan tidak mengulanginya lagi di kemudian hari.

Yaa, pada dasarnya saya tidak menyalahkan segala aktivitas saya yang positif, hanya saja saya kurang bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Dan semester 3 kali ini, saya harus bisa memaksimalkan jam belajar saya dan tidur secukupnya saja...

Ya sudah, segini saja postingan saya kali ini... Semoga langkah-langkah saya pada semester 3 dan seterusnya akan menjadi lebih bermakna serta memberikan kesan yang menyenangkan untuk orang-orang yang saya sayangi...

Wassalammualaikum wr wb...

7 comments for "IP Turun Sebagai Refleksi Diri"

  1. Mohon maaf lahir batiin ^^

    Semangat cha!
    IP naik turun itu dinamika jadi mahasiswa kok, nikmati aja

    Semoga semester berikutnya bisa lebih baik yaa :)

    ReplyDelete
  2. Semangat, Cha :D. IP-nya lumayan bagus, kok :)

    ReplyDelete
  3. Tetap semangat, ipknya masih tergolong memuaskan. Tingkatkan.... He he

    ReplyDelete

  4. datang berkunjung sambil menyimak, o iya minal aidin walfaidin ya, ditunggu kunbalnya

    ReplyDelete
  5. Hmm, jadi masalahnya di belum optimal mengatur waktu yah, sama sih aku juga hehe
    Tapi, aku suka deh kamu aktif, gak cuma aktif belajar tapi aktif ikut kegiatan2 yang manfaat..

    Semoga turunnya IP semester ini bikin kamu lebih giat lagi ya buat naikin IP sesuai harapan kamu, semangaaaaat :D

    ReplyDelete
  6. Kalau kita "berkaca" dan berusaha memperbaiki, aku percaya hasilnya akan lebih baik lain kali ;)

    ReplyDelete
  7. Sama , hari ini pengumuman ipk
    Semester 1 : 3.94
    Semester 2 : 3.77
    Rasanya stress banget , padalhan absen 100% semua :*

    ReplyDelete