Cara Mengatasi Vertigo Tanpa ke Dokter Spesialis Neurologi

Konten [Tampil]

Pernah nggak sih kamu lagi enak-enak duduk, tiba-tiba dunia terasa muter kayak lagi naik komidi putar? Kepala pusing banget, mual, bahkan sampai susah berdiri. 

Nah, bisa jadi itu gejala vertigo. Buat yang pernah ngalamin, pasti tahu rasanya nggak enak sama sekali. Aktivitas jadi terganggu, kerjaan ketunda, bahkan cuma buat bangun dari kasur aja rasanya perjuangan.

Cara Mengatasi Vertigo Tanpa ke Dokter Spesialis Neurologi

Vertigo itu sebenarnya bukan nama penyakit, tapi gejala. Biasanya ditandai dengan sensasi berputar, padahal tubuh kita lagi diam. Penyebabnya bisa macam-macam, mulai dari gangguan telinga bagian dalam sampai masalah pada saraf tertentu. 

Tapi sebelum panik dan langsung mikir yang berat-berat, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan di rumah untuk membantu meredakan vertigo secara alami dan lebih santai.

1. Istirahat dengan Posisi yang Tepat

Kalau vertigo menyerang, jangan dipaksakan untuk tetap beraktivitas. Segera duduk atau berbaring. Usahakan posisi kepala sedikit lebih tinggi dari badan dengan bantuan bantal. Hindari gerakan mendadak, terutama saat bangun dari posisi tidur atau duduk.

Gerakan yang terlalu cepat bisa memperparah sensasi berputar. Jadi biasakan bangun secara perlahan: miringkan tubuh dulu, duduk sebentar di tepi tempat tidur, baru kemudian berdiri. Simpel, tapi efeknya besar.

2. Lakukan Manuver Epley

Salah satu teknik yang cukup populer untuk mengatasi vertigo, khususnya jenis BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo), adalah manuver Epley. Teknik ini bertujuan untuk mengembalikan posisi partikel kecil di telinga bagian dalam agar tidak mengganggu keseimbangan.

Caranya memang perlu dipelajari dengan benar, karena melibatkan beberapa posisi kepala dan tubuh secara bertahap. Kalau belum yakin, kamu bisa melihat panduan resmi atau konsultasi dulu dengan tenaga medis sebelum mencoba sendiri di rumah.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Kedengarannya sepele, tapi dehidrasi bisa memperparah pusing, termasuk vertigo. Tubuh yang kekurangan cairan membuat tekanan darah tidak stabil dan memicu rasa melayang.

Pastikan kamu minum air putih yang cukup setiap hari. Minimal 8 gelas, atau lebih jika kamu banyak beraktivitas. Hindari juga minuman berkafein dan beralkohol berlebihan karena bisa memperburuk gejala.

4. Atur Pola Makan

Vertigo juga bisa dipicu oleh pola makan yang tidak teratur. Terlambat makan bisa menyebabkan gula darah turun drastis, yang akhirnya memicu pusing.

Usahakan makan tepat waktu dengan menu yang seimbang: ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Kurangi makanan tinggi garam jika kamu punya riwayat gangguan telinga dalam, karena kadar garam berlebih bisa memengaruhi keseimbangan cairan di tubuh.

5. Kelola Stres dengan Baik

Percaya atau tidak, stres bisa jadi salah satu pemicu vertigo. Saat stres, otot-otot di leher dan bahu menegang, aliran darah jadi tidak optimal, dan akhirnya memicu pusing.

Coba luangkan waktu untuk relaksasi. Bisa dengan teknik pernapasan dalam, meditasi ringan, stretching, atau sekadar jalan santai di pagi hari. Tidur yang cukup juga sangat penting untuk menjaga sistem saraf tetap stabil.

6. Hindari Paparan Layar Terlalu Lama

Buat kamu yang sehari-hari kerja di depan laptop atau sering scrolling HP, hati-hati. Paparan layar terlalu lama bisa membuat mata lelah dan memperparah sensasi pusing.

Coba terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Cara ini membantu mata lebih rileks dan mengurangi beban visual.

7. Rutin Olahraga Ringan

Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau senam keseimbangan bisa membantu melatih sistem vestibular (sistem keseimbangan tubuh). Dengan latihan rutin, tubuh akan lebih cepat beradaptasi dan tidak mudah “kaget” saat terjadi perubahan posisi.

Tapi ingat, lakukan dengan perlahan dan jangan memaksakan diri saat sedang kambuh berat.

Coba Konsultasi Vertigo ke Dokter Spesialis Neurologi

Walaupun berbagai cara di atas bisa membantu meredakan gejala vertigo ringan, penting untuk diingat bahwa vertigo yang sering kambuh, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti kelemahan anggota tubuh, gangguan bicara, hingga penglihatan kabur, tidak boleh dianggap sepele. 

Bisa jadi itu tanda adanya gangguan saraf yang lebih serius dan butuh pemeriksaan menyeluruh. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya kamu segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan sesuai penyebabnya.

Sebagai referensi, kamu bisa mempertimbangkan konsultasi ke Dokter Spesialis Neurologi di RS EMC. Rumah sakit ini memiliki layanan kesehatan saraf yang komprehensif dengan fasilitas pemeriksaan penunjang yang memadai serta tim dokter berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan neurologis, termasuk vertigo. 

Dengan pemeriksaan yang tepat, kamu bisa mengetahui penyebab pasti vertigo yang dialami dan mendapatkan terapi yang sesuai, sehingga kualitas hidup tetap terjaga dan aktivitas sehari-hari bisa kembali berjalan dengan nyaman.

Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar