Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Enaknya Kuliah di STAN Jakarta

Assalamualaikum wr wb

Tadi di sekolah saat pelajaran BK (Bimbingan Konseling) ada alumni smada yang memberikan materi tentang universitasnya. Ada 3 kakak kelas cowok lulusan tahun 2009, - Robby, Farchan, Aji -  sekarang ada di STAN jurusan apaaaa gitu. 

Mereka memberi beberapa petuah tentang kuliahnya, yaa buat persiapan aku dan teman-teman yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, khususnya STAN.

Asyiknya Kuliah di STAN yang Gratis

Mereka bilang, kuliah di STAN itu asyik. Kuliah disana dijamin gratis, dijamin jadi CPNS dan dijamin langsung kerja dan langsung dapet gaji. Mereka kuliah tanpa membayar apa-apa. Gratis, jadi hidup mereka sangat makmur disana. 

Jika temen-temen laen yang masuk universitas harus membayar uang ke kampusnya untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan kampusnya, sedangkan di STAN enggak. 

Mereka cuma belajar dengan hati nyaman tanpa peduli harus membayar uang SPP, biaya SKS, praktikum dan segala jenis pungutan lainnya seperti yang ada di PTN atau PTS lainnya.

Untuk pembiayaan bukunya, tetep gratis-tis. Buku-buku telah tersedia di perpustakaan dan mahasiswa STAN dipinjami buku-buku yang menunjang pembelajaran.

Uang yang Dibayarkan Saat Kuliah di STAN

Kak Robby bilang, dia hanya membayar formulir pendaftaran 150ribu, seragam dan uang ospek. Udah, itu aja. Dia hanya membayar kurang dari 500 ribu sampai dia lulus dari STAN. 

Nggak ada pungutan uang SPP atau ceperan-ceperan lainnya. Beda dengan PTN PTS lainnya yang mematok harga berjuta-juta.

Jurusan di STAN

Di STAN ada banyak sekali jurusan yang bisa diambil. Tetapi di STAN hanya ada D1, D3, D3 khusus dan D4. Nggak ada yang namanya sarjana disana. Tapi, meskipun D3, labelnya STAN dong... 

Ohya, berbicara mengenai jurusan, ada banyak sekali jurusan yang ada disana, seperti bea cukai, perpajakan, spesialisasi kebendaharaan negara, spesialisai keuangan, dll.

STAN = Sekolah Tinggi Anti Nganggur

Banyak orang bilang, STAN = Sekolah Tinggi Anti Nganggur. Akronim tersebut memang ada benarnya juga, soalnya belum ada satupun lulusan STAN yang nganggur, mereka pada dapet kerjaan semua. 

Ada yang langsung ditempatkan di Departemen Keuangan, Direktorat Jendral pajak, Badan Pengawas Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan, dll. Tapi yaa mereka harus nurut mereka mau ditempatkan dimana. Mungkin sampai ke papua...

Cara Masuk STAN

Jika berminat untuk masuk STAN, caranya sih gampang. Pertama ya dilihat nilai raport, minimal rata-rata 7. 

Sempet heran sih, minimal rata-rata 7? 
Serius? 

"memangnya kenapa dhek? masa' anak smada nggak lolos administrasi dengan nilai minimal 7?" 

 "Yaa, bisa sih, lahwong KKM nya aja 8..."

"Tuh, KKM nya aja 8, berarti nilainya pasti bagus dan bisa masuk untuk tes tulis..."

Tes Tulis STAN Wilayah Jawa Timur

Saat tes tulis, untuk wilayah Jawa Timur, lokasi tesnya ada di Malang dan Surabaya, dilaksanakan serempak seluruh Indonesia. Mereka bilang, ada 180 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 2,5 jam. 

Terdiri dari 120 soal simulasi TKU dan 60 simulasi bahasa inggris. Di TKU mencakup TPA, verb, logika, psikotes dan aku lupa yang lainnya apa.

Susahnya Soal Tes STAN

Kak Aji bilang, "tesnya gampang-gampang kok dhek. Palingan kalian ketawa-ketawa lihat soalnya.."

"Ketawa sampai nangis..." sambung kak Farchan.

Wuah, berarti sulit dong?! Tapi, saat aku lihat buku pegangan tes USM STAN, ternyata nggak lumayan susah kok, yaa karena aku lihat materi TPA nya, hehe... nggak tau deh kalo materi yang lain.

Tes Kebugaran dan Asesment Untuk Masuk STAN

Setelah lolos tes tulis, berlanjut ke tes kebugaran dan tes assesment (eh, gini ya nulisnya?). Mereka bilang sih, tes kebugaran itu cuma mengidenifikasi dari narkoba, yaa sepertinya hanya formalitas saja. Lalu tes assesment itu tes wawancara.

Biasanya, orang-orang pada gugur di tes tulis. Karena banyak nilai mati. Maksudnya nilai mati disini adalah mereka tidak mampu mengerjakan target yang harus mereka hadapi. 

Misalnya, pada materi TPA, ada 40 soal dan minimal harus menjawab 1/3 benar, verb 30 soal 1/3 wajib benar, logika 30 soal 1/2 wajib benar, psikoltes 20 soal 1/3 wajib benar dan bahasa inggris 60 soal 1/3 wajib benar.

Ada Nilai Mati Saat Tes Masuk STAN

Nah, yang dimaksud nilai mati disini adalah mereka yang tidak memenuhi persayaratan di atas. Kebanyakan dari mereka hanya bisa mengerjakan soal-soal TKU dan belum mengerjakan simulasi bahasa inggris karena dibatasi oleh waktu. 

Nah, hal itulah yang membuat adanya nilai mati. Dan sebagian besar dari mereka adalah mereka yang kena nilai mati.

Seingatku sih, persyaratan fisik hanya ada di bea cukai, tinggi minimal 165 cm dan tidak buta warna. Tetapi bea cukai ini hanya untuk cowok, soalnya lulusan bea cukai akan ditempatkan di bandara dan pelabuhan. Jadi bea cukai tidak menerima orang yang berjenis kelamin wanita.

Enggak Bisa Nyogok Atau Nyuap di STAN

USM di STAN itu bersih banget. Nggak ada yang namanya permainan uang disana. 

Mereka bilang, "kuliah di STAN itu nyantaiiii banget, beda dengan universitas-universitas lain yang harus menyelesaikan tugas dan proyek sesuai waktu dan deadline yang ditentukan. Kita malah lebih sering bermainnya, hehe..."

Perbandingan Kuliah di STAN dan STIS

Kalo di STIS, kalian sebagai mahasiswa mendapatkan uang 600ribu sampai 800ribu perbulannya. Kalian nggak membayar, malah mereka yang membayar. Tapi di STAN enggak, untuk sekarang kita nggak dapet apa-apa.

Kenapa Soal-Soal di STIS Lebih Sulit Daripada STAN

Sebenarnya sih STAN dan STIS itu seimbang. Seperti yang dibilang tadi, saat kuliah anak STIS digaji sedangkan STAN enggak, tetapi saat kerja lebih makmur anak STAN. Gajinya anak STAN lebih tinggi daripada STIS.

Oo... begitu...

Anak IPA Gampang Masuk STAN

Kemudian, kak Farchan nanya, "kalian anak IPA atau IPS?"

IPA...

"Wuah, enak nih kalo IPA. Meskipun STAN adalah lahannya anak IPS, tapi anak IPA merajalela disana."

Wew, jahat-jahat ya anak IPA, ngambil lahannya anak IPS...

"Di STAN, dalam sebuah kelas lebih banyak dihuni oleh anak IPA. Palingan anak IPS cuma 2. Materi yang diajarkan adalah materi dasar dan dimulai dari nol. Pada awalnya sih, anak IPS unggul. Tapi lama kelamaan malah anak IPA yang jauh lebih unggul..."

Enaknya Kuliah di STAN

Menurut pertimbangan dan logika ku ya... kuliah di STAN itu jauh lebih enak daripada kuliah di PTN atau PTS. 

Kalau dilogika nih ya, saat masuk kuliah di STAN palingan membayar uang muka untuk formulir pendaftara, seragam dan biaya ospek hanya kurang dari 500 ribu, sedangkan di PTN atau PTS harus mengeluarkan duit dengan label juta-juta.

Lamanya Kuliah di STAN

Kuliah di STAN butuh waktu 3 tahun untuk D3 dan 1 tahun untuk D1. Tapi D1 kadang-kadang ada atau kadang-kadang ditiadakan, terserah menteri keuangannya sih. 

Misalkan aku mengambil contoh kuliah D3 STAN, aku mendapat jaminan kerja dan gaji yang nggak sedikit, sedangkan saat aku kuliah di PTN atau PTS aku harus mencari kerja dan belum tentu diterima kerja dan belum tentu dapet gaji yang mencukupi kebutuhan.

Di STAN yang D3 3 tahun, saat aku lulus STAN, aku langsung diterima di dunia kerja dan mendapatkan gaji, sedangkan mungkin temen-temenku yang di PTN/PTS masih ribet ngurusin tugas kuliahnya dan mungkin mereka harus menguras kocek untuk membayar kuliahnya.

Bisa Nggak Ya Masuk STAN?

Yaa... aku berpikir... masa' sih aku nggak bisa masuk STAN? Lah wong ketiga kakak kelasku itu yang lumayan nakal bisa masuk STAN, masa' aku nggak bisa? Yaa, aku susahnya sih di bahasa inggris...

Memang, masuk STAN itu sulit. Suliiiiiiiiiit banget. Karena saingannya seluruh Indonesia, wew!

Ya... masih ada waktu untuk belajar dan belajar lebih giat untuk bisa tembus STAN... Orang tua sih merestui, sangat merestui, dan tinggal akunya saja yang harus belajar lebih giat lagi... Ya, semoga aku bisa masuk STAN... amin...

Sebenarnya aku juga mau cerita tentang Teknik Informatika di ITS, tetapi berhubung postinganku kali ini bener-bener panjang, yasudahlah, post tentang TI ITS aku ceritakan lain waktu, ehehe...

Wassalamualaikum wr wb

34 komentar untuk "Enaknya Kuliah di STAN Jakarta"

  1. Cha, STAN jelas the sangat direkomendasikan. saya ikut mendukung dan ikut berdoa.
    coba kalo mau second opinion tentang STAN, saya punya teman yang alumni STAN, Mbak Reny namanya. kunjungi deh: http://fairuzdarin.web.id/

    BalasHapus
  2. Oh STAN ya.. emang enak tuh masuk STAN..
    gue dulu juga sempat niat masuk sana Cha, ikut daptar, tapi gak lolos..
    yang ikut tes nya juga banyak banget sih, gue waktu itu kebagian di Gelora Bung Karno..
    ajib ga tuh.. hehe
    tapi gue doain lo lolos deh Cha... meski lo anak IPA ... hiihhihi
    Hidup IPS !
    Lho ?
    hehehe

    BalasHapus
  3. hehehe, STAN itu bagus, setau ku. Katanya juga susah masuk kesana... Dulu ada sodara ku yang juga pengen masuk kesana, dah 3 tahun bimbel2an tok, eh belum rejekinya dia. Akirnya dia masuk STIS. 3 tahun lo, yg dikorbanin. Hm... Semoga itu menandakan suatu kesuksesan yang besar dimasa depannya kelak.

    Semangat ya ocha, moga bisa masuk kesana...

    BalasHapus
  4. wah STAN...
    asyik tuh....
    :)
    semoga bisa masuk STAN ya....
    :)

    BalasHapus
  5. Hai Ocha ... maaf baru mampir di mari.
    Saya senang baca2 kreativitas Ocha di tulisan sebelumnya dan baca tulisan ini.

    Kalo mau maju, ekstrakurikulernya juga memang harus maju. Belajar itu memang harus dari mana saja.

    Mudah2an bisa masuk di universitas yang diinginkan ya.

    Good luck yaa :)

    BalasHapus
  6. semoga bisa lolos STAN ya.. STAN bagus kok sekolahnya :)

    BalasHapus
  7. didaoain deh supaya bisa lulus, semangat terus ya Ocha

    BalasHapus
  8. wah kayaknya semangat bgt ya mau masuk sana,,
    karena saingannya seluruh indonesia maka harus belajar yg rajin,, karena ada kemauan ada jalan,,
    semoga masuk sana ya,,
    tp saya ga ikut loh,,
    cz saya mau kerja di swasta aja biar bebas berkreasi,,,
    thanks ocha,,,

    BalasHapus
  9. Sebenernya sih dulu ada niat masuk situ juga.
    cuma pas tau jurusan di sana apa2 aja...

    aku milih PTN biasa aja.
    heheheh

    *penyuka sains

    BalasHapus
  10. STAN ini kondang di jaman saya ikut UMPTN tahun 1989 dulu. Seingat saya STAN menawarkan seperti demikian ikatan dinas, PNS dll. Namun jika tidak giat belajar, tidak semangat, dan prestasi jeblok harus membayar ganti rugi ke negara 10 juta rupiah. Itu yang saya ingat iklan STAN di koran tahun 1989 dulu.

    BalasHapus
  11. aku dukung sob, 100%
    SEMANGAT!!

    BalasHapus
  12. Masuk stan saingannya seluruh dunia? gak salah tuh? kayaknya gak semua pengen masuk situ kok :) hhe

    BalasHapus
  13. kalo denger kata STAN itu langsung deh teringat deretan angka ketika gajian @_@ hehe

    Cha Awardnya diterima ya :) http://nufadilah.blogspot.com/2012/08/and-winners-are.html

    BalasHapus
  14. Wah STAN ya, aku unya beberapa teman yang masuk ke sana, ayo semangat Ocha, semoga lolos ya :)
    tapi kalo di STAN itu jadi mirip kayak SMA karena ada seragam dan kelas-kelas seperti di SMA, tergantung masing masing orang sih, hehe

    BalasHapus
  15. semangat ya Cha. masuk stan itu susah amit2. berdoa dan berusaha!

    jwbn di blog: sdh kau tak perlu pikirkan skripsi dulu, pikirkan saja ujian masuk universitas :)

    BalasHapus
  16. Sukses deh Sob...
    Smoga STAN nya lolos...
    Salam bLogeerr

    BalasHapus
  17. wah..dulu temenku pernah ngajakin masuk STAN. Tapi begitu tau disana ngutak-atik AKuntansi dan kudu kuat hitung2an..Saya angkat tangan! :D

    BalasHapus
  18. Mohon maaf lahir batin ya cha ;)

    BalasHapus
  19. kuliah dimana aja bisa gratis ko..
    tergantung strategi ;D

    BalasHapus
  20. semoga bisa di terima di STAN..

    Sepertinya anak IPA lebih diunggulkan..

    BalasHapus
  21. kalo lulusan stan,,,gak usah pusing nyari kerja,hehe
    tahun kmarin juga pengen banget daftar kesana

    BalasHapus
  22. iyah d STAN emank enak.. tmn q jg dy kul breng.. stlah tahun k 2 dy keluar dan ikt ujian STAN.. cm 1 smester langsung klua dan kerja.. 1 bulan gaji 7jt...
    haduh2.. n taun brikutnya nikah..
    kckckckc

    salam I-Pub

    BalasHapus
  23. tahun 2013 masih buka pendaftaran gak?
    denger2 STAN gak buka pndaftaran lg..
    apa betul?

    BalasHapus
  24. semoga lancar ocha. saya senang ada generasi muda yang berminat ke STAN. saya adalah alumni STAN. usia saya skrg seumur ayahnya ocha, yaitu 43 tahun. saya dulu lulus D3 akuntansi, praktek kerja dan lulus D4 akuntansi. saat ini saya sudah S3, tapi saya memutuskan resign (berhenti) dari PNS agar bisa lebih bemanfaat di tempat lain. di saat ratusan ribu orang berlomba masuk PNS, saya dengan sukarela menyerahkan jatah saya. saya ingin membuktikan bahwa alumni STAN bisa eksis dimanapun. salam. iwan

    BalasHapus
  25. pendaftaran STAN tahun 2013/2014 kapan ya? kabarnya yang buka cuma D1? tolong pencerahannya :)

    BalasHapus
  26. Semoga bisa Menjalani semuanya dengan sukses Amin

    BalasHapus
  27. lam kenal dek ocha, om nich sdh kerja di kemenkeu meskipun bukan dr lulusan STAN
    klo bisa diterima stan kesempatan jd PNS besar, trus klo sdh masuk kerja kesempatan lanjut studi dgn beasiswa di kemenkeu terbuka lebar dan banyak sekali penawaran baik dalam dan luar negeri bahkan sampai jenjang S3 trus klo punya dasar bhs inggris yg bagus kan........

    BalasHapus
  28. cm skrg tidak setiap tahun dibuka pendaftaran STAN, jd rajin2 cari info ya.....skrg yg banyak dibutuhkan adalah perpajakan dan bea cukai,

    BalasHapus
  29. pendaftaran di stan itu tergantung kebutuhan dek.. jadi kuotanya beda beda tiap tahun.. tapi jenis soal stan itu sebenernya tiap tahun hampir mirip, banyak latian, insya allah bisa.. yang penting jangan stress waktu ujian :)

    BalasHapus
  30. Asal menkeunya masih sama. STAN bakalan tidak akan dibuka ............

    BalasHapus
  31. UD DI BUKA STAN 2013
    APAKAH SULIT BGT Y ?
    KATANYA GAMPANG N AD YG BILANG SULIT

    MEMBINGUNGKAN ~~

    BalasHapus
  32. Kalo di STIS setauku malah harus anak IPA

    BalasHapus