Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serba-Serbi Tentang Plester Luka

Assalamualaikum wr wb

Apa yang anak-anak lakukan pertama kali saat jatuh dan mendapati ada luka di sana? Menangis adalah hal yang pertama dilakukan oleh anak, meskipun luka tersebut terbilang kecil.

Saat membujuk agar dapat diobati luka tersebut supaya luka tersebut tidak terinfeksi pun akan sangat sulit. Harus ada bujuk rayu dan negosiasi yang panjang hingga dapat membersihkan luka tersebut.

sumber gambar: lifestyle.kompas.com
Biasanya anak-anak ini akan sangat senang dengan karakter kartun. Nah, dengan begitu orang tua dapat menyiasati hal tersebut dengan plester luka berkarakter yang dikeluarkan oleh Hansaplast.

Zaman yang semakin modern ini membuat banyak perubahan, termasuk plester yang dulunya hanya berwarna cokelat saja. Para perusahaan besar yang bergerak di bidang media pun memanfaatkan hal tersebut dengan kemunculan karakter-karakter yang disukai anak-anak pada perlukaan plester.

sumber gambar: liputan6.com

Plester sendiri berfungsi untuk menutup luka, baik sayatan ataupun goresan kecil. Selain itu juga, plester digunakan sebagai pelindung luka dari benturan, serta kotoran kecil yang dapat masuk ke dalam luka. Pengguna plester sendiri dilakukan setelah membersihkan luka dari kotoran, bakteri, ataupun debu dengan air yang mengalir paling tidak selama 5 menit.

Ada baiknya plester tidak digunakan dalam kurun waktu yang lama, paling tidak selama satu hari ganti plester luka sebanyak 2 kali. Ketika akan melepas plester pun harus dengan hati-hati agar luka yang tadi tidak terbuka lagi. Jangan menariknya keras, karena dapat berpengaruh pada luka. Apabila merasa kesulitan dalam membuka plester karena terlalu lengket, cobalah untuk merendamnya dengan air hangat.

Pengertian Plester

Plester adalah suatu bentuk perban berukuran kecil yang digunakan pada luka kecil ataupun tidak begitu serius. Plester merupakan benda yang ditemukan pada tahun 1920 oleh  Earle Dickson dan bertujuan untuk menutup luka.

Pada umumnya plester luka ditutupi oleh tenunan, plastik, atau karet lateks yang memiliki daya rekat. Hal tersebut telah didesain secara khusus agar plester tidak lengket dikulit, tetapi tetap melekat kuat pada kulit.

sumber gambar: parenting.orami.co.id

Jenis Plester Luka

Plester terhadap luka sangat berpengaruh, seperti yang dikatakan sebelumnya plester berperan sebagai pelindung luka. Maka dari itu, perlindungan yang dapat diberikan kepada luka dapat disesuaikan dengan kondisi luka dengan bahan yang digunakan dari plester itu sendiri.  Berikut ini adalah jenis dari plester, di antarnya adalah:

1. Plester praktis

Sangat cocok untuk dibawa ke mana-mana, terutama yang memiliki anak kecil. Biasanya plester plastik ini digunakan untuk menutup luka dalam skala yang masih kecil.

Sumber gambar: halodoc.com


2. Plester anti air

Umumnya plester yang satu ini terbuat dari plastik yang anti dengan air. Plester ini biasa digunakan pada luka yang tidak boleh terkena air.

3. Plester wundres

Memiliki keunggulan yang dapat menyerap sisa darah atau cairan yang keluar dari luka. Plester ini sering kali digunakan pada luka yang basah atau sangat basah

Sudah disinggung sedikit pasal penggunaan plester yang tidak dianjurkan dalam waktu yang lama, tentu hal tersebut untuk tujuan menjaga agar luka tetap steril. Terutama pada plester yang tidak anti air, tentu akan mudah menjadi sarang kuman dan bakteri.

sumber gambar: tokopedia.com

Apabila masih ada bakteri yang menempel pada luka ataupun plester yang digunakan tentu saja akan berpengaruh terhadap kecepatan kesembuhan dari luka itu sendiri. Kegunaan yang didapat dari plester luka ini bisa didapatkan dengan mudah dan murah.

Maka dari itu, ada baiknya untuk selalu sedia plester luka mengingat pentingnya plester yang berpengaruh terhadap luka. Kamu bisa menggunakan plaster dari Hansaplast yang sudah terpercaya. Jaga kesehatan dan keselamatan dari hal yang paling kecil.

Wassalamualaikum wr wb

Posting Komentar untuk "Serba-Serbi Tentang Plester Luka"