Mengapa Covid 19 Dapat Menyebabkan Kematian?

Konten [Tampil]
Assalamualaikum wr wb

Makin ke sini ancaman Covid 19 semakin mengerikan. Eak tanggung-tanggung, Covid 19 telah menyerang 2.628.894 nyawa. Mirisnya, 182.992 telah meninggal karena Covid 19 (data per 22 April 2020).

Bagi sebagian orang, Covid 19 adalah penyakit ringan. Namun sejumlah orang yang terinfeksi meninggal dunia. Angka kematiannya cukup tinggi pula. Lalu, mengapa angka kematian Covid 19 setinggi itu? Juga, mengapa Covid 19 dapat menyebabkan kematian?

mengapa-covid-19-dapat-menyebabkan-kematian

Dokter telah menggambarkan beberapa pasien meninggal, meskipun mereka telah berusaha keras menyelamatkan pasien Covid 19.

2 pasien pertama yang meninggal di Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, Cina, tampaknya sehat-sehat saja. Meskipun mereka adalah perokok aktif yang mungkin bisa saja melemahkan paru-paru mereka.

Pasien pertama, seorang pria berusia 61 tahun. Menderita pneumonia berat saat tiba di rumah sakit. Dia mengalami kesulitan pernapasan. Meski memakai ventilator, namun tetap saja paru-parunya tak mampu befungsi dan jantungnya berhenti berdetak. Dia meninggal 11 hari setelah dirawat.

Pasien kedua, seorang pria berusia 69 tahun. Mengalami sindrom gangguan pernapasan akut. Dia sudah dirawat dengan mesim EMCO, tapi tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Dia meninggal karena pneumonia parah dan syok septik ketika tekanan darahnya kolaps.

Berikut ini dijabarkan berbagai alasan mengapa Covid 19 dapat menyebabkan kematian.

Menginfeksi dengan Cara Sederhana

Virus Corona yang secara resmi disebut Sars-CoV-2 dapat menyerang tubuh kita ketika kita menghirupnya setelah ada seseorang batuk di dekat kita. Atau ketika kita menyentuh permukaan apapun yang terkontaminasi virus, lalu kita mengusapnya pada wajah.

Sangat Beresiko Pada Kelompok Rentan

Rasio kematian akibat Covid 19 di sejumlah negara melebihi rata-rata dunia yang hanya sebesar 6,2%. Hal ini salah satunya disebabkan banyaknya penderita pada kelompok rentan, yakni berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan.

Umumnya, korban meninggal di atas 60 tahun. Selain itu, penderita memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung, sakit pernafasan kronis dan kanker.

Kondisi yang Membuat Orang Beresiko Tinggi Terserang Covid 19

Tidak hanya komplikasi yang membuat orang beresiko tinggi terkena Covid 19 yang berakhir pada kematian. Individu dengan kondisi-kondisi berikut ini, juga memiliki risiko yang lebih tinggi terkena komplikasi corona, antara lain:

•  Berusia 65 tahun ke atas
•  Tinggal di panti jompo
•  Punya riwayat asma atau penyakit paru kronis lainnya
•  Menderita penyakit jantung yang parah
•  Memiliki sistem imun yang rendah, termasuk yang sedang menjalani pengobatan kanker
•  Mengalami obesitas dengan indeks massa tubuh di atas 40
•  Punya riwayat diabetes tidak terkontrol
•  Menderita gagal ginjal
•  Mengidap penyakit hati
•  Memiliki kebiasaan merokok
•  Mengidap HIV/AIDS dan tidak rutin minum obat
•  Baru menjalani transplantasi organ
•  Memiliki daya tahan tubuh yang lemah

Fasilitas Kesehatan Kurang Memadai

Faktor kematian akan semakin tinggi jika negara yang dilanda pandemi memiliki kapasitas perawatan intensif yang cukup. Cukup dalam artian bahwa jumlah kapasitas perawatan intensif lebih banyak daripada jumlah kasus. Dalam kondisi itu, maka sistem layanan medis akan berfungsi normal untuk mengobati semua pasien.
-

Nah, itulah alasan mengapa Covid 19 dapat menyebabkan kematian. Apalagi kita sama-sama mengetahui bahwa dapat berakibat fatal apabila terserang Covid 19.

Maka dari itu, mari kita berupaya untuk mencegah keluarga kita terkena Covid 19. Caranya sederhana, tetap #DiRumahAja dan melakukan Physical Distancing.

Semoga wabah ini lekas usai. Aamiin.

Wassalamualaikum wr wb




Disadur dari berbagai sumber:
https://www.vivanews.com/berita/nasional/41205-cara-kerja-corona-covid-19-hingga-membuat-penderitanya-meninggal?medium=autonext
https://katadata.co.id/infografik/2020/04/17/faktor-penyebab-kematian-akibat-covid-19\
https://www.sehatq.com/artikel/komplikasi-corona-ini-bisa-muncul-pada-pasien-positif-covid-19



Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

Related Posts

Posting Komentar