Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

"artikel ini mengutip dari website BukuWarung. Berikut URL-nya /https://bukuwarung.com/cara-budidaya-ikan/


Assalamualaikum wr wb

Budidaya ikan nila di kolam terpal adalah salah satu cara yang paling digemari akhir-akhir ini. Hal ini dikarenakan pembudidayaan ikan nila di kolam terpal adalah cara yang paling mudah dan mendapatkan hasil yang melimpah. Tentu saja akan membuat catatan keuangan bisnismu meroket tajam.

Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Seperti yang kita ketahui, ikan nila adalah satu ikan air tawar yang memiliki rasa manis dan gurih serta. Karena rasanya tersebut, tak jarang ikan nila dijadikan santapan sehari-hari. Biasanya dipadupadankan dengan lalapan atau diolah bersama aneka kreasi bumbu.

Maka dari itu budidaya ikan nila adalah prospek bisnis yang legit untuk dijalankan. Membuat budidaya ikan nila dengan memakai terpal sangat menguntungkan. Cara budidaya ikan nila di kolam terpal ini dapat dikerjakan dalam taraf kecil atau rumahan serta dapat dikerjakan dalam taraf besar dengan jumlah kolam yang banyak juga.

Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal Bulat

Kolam ikan nila yang terbuat dari terpal pada umumnya berbentuk persegi panjang dan lingkaran/bulat. Kolam terpal yang berbentuk bulat biasanya berdiameter 2 meter. Ukuran ini dirasa cocok bagai lahan sempit. Terutama bagi orang-orang yang ingin berbudidaya ikan nila di lahan sempit, seperti di perkotaan

Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

Cara membuat kolam terpal untuk budidaya ikan nila itu gampang banget. Berikut ini ada 6 cara utama membuat kolam terpal untuk budidaya ikan nila. Simak baik-baik yaaa.

  1. Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam.
  2. Gali tanah sesuai dengan kedalaman ± 0,5 m.
  3. Tanah hasil galian tadi digunakan untuk tanggul di sisi kolam dan dipadatkan supaya tanggul tersebut kuat lalu permukaan tanggul diberi batako / bata merah supaya permukaannya rata.
  4. Kolam diberi sekam secar merata.
  5. Terpal siap dipasang dan diisi air.
  6. Di atas terpal diberi batako / bata merah lagi supaya aman dan rapi. Hal ini dimaksudkan juga supaya terpal tidak gampang berubah posisi, terutama saat angin berhembus lumayan kencang.

Persiapan Kolam Terpal Ikan Nila

Namun sejatinya membuat kolam terpal itu tak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa masukan atau tambahan supaya kolam terpal untuk ikan nila bisa produktif dan bekerja dengan baik. Berikut ini adalah cara persiapan kolam terpal ikan nila.

  1. Pengeringan kolam.
  2. Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran.
  3. Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2.
  4. Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.
  5. Pengisian air kolam.
  6. Lakukan penyemprotan dengan pestisida.
  7. Pasang saringan pada pintu masuk air.
  8. Masukkan air sampai kedalaman 80 – 150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang.
  9. Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 – 7 hari pengisian air kolam.

Padat Tebar Ikan Nila di Kolam Terpal

Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari ke-5 atau ke-7 setelah masa pengisian air kolam dilakukan, maka selanjutnya adalah penebaran benih ikan nila. 

Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan nila yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor. 

Ikan-ikan tersebut ditebar dengan kepadatan sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.

Cara Pemberian Makan Ikan Nila

Ada trik khusus untuk pemberian makan ikan nila. Pakan ikan nila harus mengandung protein 20-30%, lemak 70% (maksimal), dan karbohidrat 63 – 73%. Pakannya berupa hijau-hijauan seperti Kaliandra, Kalikina atau kecubung, Kipat, Kihujan

Cara Panen Ikan Nila yang Banyak

Setelah masa pemeliharaan selama 4-6 bulan, maka kini kita sudah dapat memanen ikan nila. Ikan nila pada usia 4-6 bulan pemeliharaan akan memiliki berat yang bevariasi, yaitu antara 400-600 gram/ekor.

Pemanenan ikan nila dapat dikerjakan bertahap maupun sekalian. Untuk panen sekalian dapat dikerjakan dengan mengeringkan kolam lantas diserok.

Bila ukuran berat dari masing-masing ikan dirasa belum maksimal, maka pemanenan bisa juga dilakukan dengan sistem bertahap. Saat panen hanya dipilih ukuran layak konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dapat memanen dengan menggunakan jaring. Kemudian sisa ikan-ikan lainnya dilakukan secara bertahap di bulan berikutnya.

Penyebab Kematian Ikan Nila di Kolam Terpal

Tak jarang ikan nila saat proses pemeliharaan banyak yang mati. 2 hal yang sering dirasakan adalah banyak ikan yang mati, baik larva maupun benih ikan. Hal ini harus ditindaklanjuti secara serius karena akan berdampak pada penen yang tidak maksimal. Berikut ini dipaparkan 2 penyebab kematian ikan nila, termasuk solusinya.

Larva Ikan nila Banyak yang Mati

  • Periksa kekeruhan air, pH, dan kemungkinan tercemar limbah.
  • Jika air terlalu keruh, tambahkan debit air.
  • Tambahkan kapur saat pengolahan untuk menetralkan keasaman (pH).

Kematian Ikan Nila atau Kehilangan Banyak Benih Ikan

  • Periksa kemungkinan adanya predator yang memangsa benih ikan nila.
  • Ukuran benih yang ditebar tidak seragam sehingga terjadi perebutan makanan.
  • Lakukan sortasi dan tebar benih dalam ukuran yang seragam dalam satu kolam.

Jadi itulah cara budidaya ikan nila yang bisa kamu kerjakan di rumah. Semoga ikan nila adalah sahabatmu untuk menjemput rezekimu. Aamiin.

Selamat berbudidaya

Wassalamualaikum wr wb

Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

Post a Comment for " Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal "