Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks MC Vodcast Tentang Sampah di Tempat Wisata



Halo Kauje Lovers

Selamat malam. Kita berjumpa lagi di KAUJE VODCAST. Alumni UNEJ Berprestasi, alumni UNEJ Menginspirasi

Dalam 30 menit ke depan, saya Rhoshandhayani, akan menemani malam minggu kalian, melalui ruang KAUJE VODCAST, yang dapat disaksikan secara live streaming, melalui facebook Kauje Jember.

Malam ini, kita kedatangan tamu spesial. Seorang anak muda, pria, cakep, dan sangat peduli lingkungan. Orang-orang menyebutnya eco-ranger. Uwidiiii, siapanya power ranger nih?

Ia dijuluki ecoranger karena ia adalah penyelamat lingkungan, penjaga lingkungan dari sampah-sampah supaya tetap lestari.

Di Pulau Merah Banyuwangi, salah satu tempat wisata yang lagi ngetrend akhir-akhir ini, ternyata ada seorang ecoranger yang alumni UNEJ.

Dia adalah Ahmad Muzaqi... kelahiran Lampung, besar di Banyuwangi dan mengenyam pendidikan Sarjana di Universitas Jember. FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Jurusan Kesejahteraan Sosial, Angkatan 2012.

Menjadi ecoranger tentu tidak mudah. Apalagi ia harus membereskan sampah-sampah di tempat wisata. 

Lalu bagaimana kisah perjuangannya dalam membereskan sampah di tempat wisata? Sekreatif apa caranya untuk menyulap sampah menjadi berkah?

Langsung saja kita berbincang dengan Mas Zaqi...

Halo Mas Zaqi.... Apa kabar???? ...

1. Uwidiii... menjadi seorang ecoranger? Sebenarnya ecoranger ini apa sih? Latar belakang ada ecoranger ini apa? Saya penasaran. Apakah ecoranger masih teman baiknya power ranger?

2. Apa tujuan berdirinya organisasi ecoranger? Visi misi apa yang hendak diangkat?

3. Mengapa memilih Pulau Merah sebagai implementasi untuk penempatan ecoranger?

4. Bagaimana cara membangun pariwisata yang berkelanjutan?

5. Program-programnya ecoranger ini apa aja ya? Juga program unggulannya ini apa?

6. Sejauh ini, kesulitan yang dialami dalam membereskan sampah-sampah di Pulau Merah ini apa? Pengalaman Mas Zaqi selama menjadi ecoranger

7. Hal-hal yang sudah tercapai, visi misi yang sudah tercapai apa saja?

8. Saya mau tanya nih, bagaimana perbedaan sebelum dan sesudah adanya ecoranger

9. Pertanyaan terakhir, bagaimana kegiatan ecoranger selama pandemi selama 7 bulan terakhir ini? Apakah dengan tidak adanya pengunjung, maka ecoranger leyeh-leyeh atau santai-santai karena nggak ada sampah? hehehe

Oh jadi begitu ya… Ternyata ... (poin-poin kesimpulan)

Ok terima kasih Mas Zaqi atas sharingnya... Sayang sekali pertemuan daring kita harus berakhir, karena waktu jua yang membatasi. Semoga teman-teman Kauje Lovers mendapatkan khazanah dan wawasan dari vodcast kali ini. Apabila ada salah-salah kata, kami mohon maaf.

Oh ya, jangan lupa, teman-teman follow akun media sosial kami, di instagram @kauje_jember, facebook Kauje Jember dan Youtube Kauje Diginet, untuk mendapatkan info-info terbaru kami, serta menjalin silaturahim antar alumni,

Saya Rhoshandhayani selaku host dan Ahmad Muzaqi selaku guest, kami semua pamit undur diri.

Selamat malam~

Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

Posting Komentar untuk "Teks MC Vodcast Tentang Sampah di Tempat Wisata"