Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

2020 yang Tak Terlalu Baik

 Assalamualaikum wr wb

Fiuh, lama banget saya nggak nulis cerita daily time. Udah lewat 4 bulan kayaknya. Entahlah, saya malas banget nulis. Bosan kali ya. Atau terlalu jenuh dan stres. Makanya saya nggak ngapa-ngapain. Bahkan 2020 ini saya cenderung useless banget. Nggak banyak target yang berhasil saya capai.

Tesis

Perihal tesis, sepertinya tahun 2020 hanya berhasil melaksanakan seminar hasil. Itu pun udah molor banget dari jadwal yang direncanakan. Belum lagi sidang, yang saya tunda mulu nggak ndang-ndang bimbingan. Iyaaa, ini salah saya. Dan sekarang saya menyesal. Harusnya saya sidang bulan kemarin, jadi bulan Januari tinggal revisian.

Huhuu... semoga hari Senin dapat kabar baik ya. Kedua dosen pembimbing sama-sama ACC untuk sidang, sekaligus mendapatkan jadwal fix sidang dari ke-4 dosen. Udah mulai galau dan khawatir nih. Plis lah nggak punya duit buat bayar UKT.

Lomba Blog

Kok kayaknya jarang banget ya ikut lomba blog. Baru ikut lomba Bulan November. Untungnya juara ya, meski nggak juara 1. Tapi lumayan banget.

Padahal kalau saya rajin ikut lomba, besar kemungkinan saya mendapatkan banyak hal kan? Duh, saya mager banget dah di 2020 ini.

Keluarga

Tapi ini hal yang paling saya suka di 2020. Asiiiik banget bisa pada kumpul di rumah. Ada Ayah, Ibu, Adek dan Mbah Uti. Ada adek yang full di rumah. Dipuas-puasin sebelum ia merantau, dan saya yang merantau kala nikah nanti. Juga kesempatan untuk merawat Mbah Uti, bersama dengan Ibu. Sebuah penghormatan luar biasa bagi kami.

Jalan-Jalan

Saya pikir, saya nggak akan travelling sama sekali dengan si Mas. Saya mah tahan ya kalau LDR, asalkan saya merasa aman dan tenang dengan keluarga. Tapi kayaknya si Mas butuh main banget deh. Nekat banget dah akhir November kemarin main ke Jember.

Yaa, nggak pa-pa sih. Sekalian saya mau lihat dronenya. Iya, sepanjang 2020 ini dia asik banget dengan konten Youtubenya. Dan drone adalah bagian dari dirinya yang cukup heboh dengan kisahnya.



Menata Rumah

Ibu lagi suka nata rumah nih. Pasang gypsum supaya plafonnya cantik dan tampak mewah. Pasang lampu gantung supaya tampak mewah (dulu pake lampu jalan soalnya). Juga pasang wallpaper di kamar, yey.

Mau nambah wallpaper lagi di 1 sisi ruang tamu. Biar tampak mewah dan berkelas gitu loh. Beli 3 roll. Yang 2 roll sudah sampai. Yang 1 ternyata habis dan masih dipesankan. Hadeh, bahkan uang saya dikembalikan 3 kali. Padahal harus dapat warna itu dan hanya ada di toko itu.

Hmmm apa lagi ya. Sepertinya itu saja. Tidak terlalu banyak pencapaian di 2020 ini. Sayanya yang brengsek. Harusnya lebih semangat menjalani hidup. Inget, butuh uang buat nikah. Yok semangat lagi.


Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

4 comments for "2020 yang Tak Terlalu Baik"

  1. Bagi saya 2020 kemarin memang tempanya belajar mba.
    Ada banyak hal yg awalnya nggak terpikirkan malah akhirnya saya lakukan di tahun 2020. Kerennya survive? Hehehe
    Semoga 2021 menjadi tahun yang lebih baik ya kak Ros

    ReplyDelete
  2. semangat mbakk
    semoga tahun 2021 ini semua rencana berjalan baik ya

    ReplyDelete
  3. Semangat. Hihihi ... motivasinya, butuh uang buat nikah. Lebih butuh tabungan hidup setelah menikah lho Kak Ros. Hihi.

    ReplyDelete
  4. Semangat. Hihihi ... motivasinya, butuh uang buat nikah. Lebih butuh tabungan hidup setelah menikah lho Kak Ros. Hihi.

    ReplyDelete