Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Banjir Bandang NTT dan Solusinya

Duka kita 2 tahun terakhir ini tak usai-usai. Pandemi belum selesai. Tiap bulan adaaa aja bencana yang melanda negeri ini. Awal April kemarin, ada musibah banjir bandang NTT. Sedihnya.

Banjir Bandang NTT Terjadi Kapan?

Banyak yang ingin tahu banjir bandang NTT terjadi kapan. Berikut Kak Ros jelaskan kronologisnya.

  • 31 Maret: hujan intensitas tinggi sejak pagi hingga malam
  • 3 April: hujan terus berlangsung selama 4 hari, ketinggian air meningkat
  • 4 April: puncak terjadinya banjir bandang yaitu jam 02.00 WITA


Penyebab Banjir Bandang NTT

Kalau sudah terjadi banjir, pasti banyak orang yang bertanya-tanya: sebenarnya apa penyebab banjir bandang di NTT? Apakah karena cuaca ekstrim yang hujannya tak berhenti-berhenti?

Ternyata, penyebab utama banjir bandang NTT bukan hanya curah hujan yang ekstrim. Ada faktor lain yang membuat air bah menghantam 4 kecamatan di NTT ini.

Penyebab banjir bandang NTT yang terjadi tahun 2021 antara lain:

  • Curah hujan ekstrim + angin kecang + gelombang laut tinggi
  • Kemiringan lereng curam yang mengakibatkan tanah mudah longsor
  • Kerusakan lingkungan: alih fungsi kawasan hutan untuk kepentingan lain.
  • Aktivitas penambangan yang merusak ekosistem
  • Aksi pembalakan liar yang tidak terkontrol oleh pemerintah
  • Pembakaran hutan di kawasan huku Gunung Boleng sehingga tidak ada resapan

Jadi yang menyebabkan terjadinya banjir bandang bukan hanya faktor cuaca, melainkan faktor kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

Kalau manusia bisa merawat lingkungan dengan baik, membiarkan pohon tumbuh dengan baik untuk meresap air, tidak mengalihfungsikan lahan hutan menjadi perkebunan atau permukiman, pasti bencana banjir bandang nggak akan terjadi.


Kerugian Banjir Bandang dan Longsor di NTT

Sayangnya peristiwa naas ini sudah terjadi. Menimbulkan banyak korban, baik korban jiwa maupun korban harta benda. Berikut ini rincian kerugian banjir bandang di NTT:

  • 128 orang meninggal dunia
  • >22.000 jiwa terdampak
  • 139 rumah rusak
  • 17 rumah hanyut
  • 60 rumah terendam
  • 743 tumah terdampak
  • 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang
  • 5 jembatan putus

Parah banget sih. Lebih dari 20.000 orang loh yang terdampak. Sedangkan ada 128 orang yang meninggal. Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Kami turut berduka cita. 

Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang NTT

Kita yang baik-baik saja di sini, tidak bisa bila hanya berdiam diri saja. Kita juga harus bergerak membantu korban banjir bandang NTT.

Bayangkan bila kita suatu hari menjadi korban banjir bandang, apa yang akan terjadi? Kelaparan, nggak punya uang untuk makan. Ijazah entah hanyut ke mana. Gimana kondisi adik-adik yang masih kecil. Sedih banget.

Jangan sampai perasaan sedih itu menghanyuti korban banjir lebih lama. Jangan sampai, karena perih rasanya. Menderita sakit sendirian. Melihat orang lain terluka. Mau menolong orang lain pun nggak bisa. Mungkin hanya bisa bantu tenaga.

Tapi kita yang di sini, yang di rumah masing-masing, yang masih baik-baik saja, tentu bisa menolong mereka: para korban banjir bandang NTT.

Ayoklah kita bantu mereka. Tapi jangan baju bekas lagi ya. Inshaa Allah sudah banyak baju bekas yang mereka dapatkan. 

Yang lebih mereka butuhkan adalah uang untuk makan, kesehatan, pemulihan rumah, dan sebagainya.

Memang, pemerintah akan membantu. Biasanya pemerintah akan support dalam bentuk bantuan makanan, distribusi air, perawatan kesehatan, dan ganti rugi kerusakan rumah.

Namun kita masih bisa kok memberi bantuan untuk para korban. Dukungan materiil dari orang-orang seperti kita, tentu akan meningkatkan mental mereka untuk segera pulih dan bangkit.

Cara Berdonasi Untuk Korban Banjir Bandang NTT

Jadi, bantuan berupa uang tuni Inshaa Allah lebih berharga. Namun pastikan kamu menyalurkan donasimu melalui penyalur yang tepat ya.

Saya ada rekomendasi untuk menyalurkan donasi korban banjir bandang NTT yang terpercaya dan amanah, yaitu Wahana Visi Indonesia.

Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah organisasi kemanusiaan yang hadir sejak tahun 1998 untuk melayani dan berkolaborasi dalam hal pemberdayaan anak, keluarga, masyarakat rentang melalui pendekatan pengembangan masyarakat.

Sudah banyak program yang dijalankan oleh WVI. Ratusan ribu anak di Indonesia telah merasakan manfaat program pendampingan WVI.

Nah, dalam kesempatan kali ini, Wahana Visi Indonesia siap dan amanah menyalurkan donasi dari kita semua untuk disampaikan kepada para korban banjir bandang NTT.

Tenang aja, mereka amanah kok. Bahkan sudah bergerak mulai dari kemarin-kemarin. WVI telah mendistribusikan tandon beserta 5000 liter air bersih di NTT.

Untuk donasi yang akan diterima, Inshaa Allah akan difokuskan pada:

  • Penyediaan sanitasi dan air bersih
  • Perlengkapan kebutuhan keluarga
  • Bantuan non tunai untuk pemulihan ekonomi keluarga
  • Alat Pelindung Diri (APD) untuk melindungi diri dari Covid 19
  • Mitigasi bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kurang lebih dibutuhkan donasi sebesar 100 juta rupiah. Hingga saat ini, masih terkumpu 30%nya.

Kuy, masih kurang banyak. Kamu boleh kok nyumbangin 10ribu rupiah. Kalau yang nyumbang 10ribu rupiah tapi banyak orang, kan bakal terkumpul uang donasinya.

Yuk, mari bersama-sama berdonasi untuk korban banjir bandang NTT. Langsung aja meluncur ke websitenya.

Ajak kawan-kawanmu juga ya. Sebab, berbuat kebaikan lebih seru bila dilakukan bersama-sama!

Semangat!


Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

Posting Komentar untuk "Penyebab Banjir Bandang NTT dan Solusinya"