Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Makanan yang Mengandung Zat Besi Untuk Anak

Nutrisi yang harus dipenuhi oleh anak dan balita adalah zat besi. Zat besi adalah salah satu jenis mineral yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil. Bayi berusia 7-12 bulan dan anak dengan usia 1-5 tahun diharapkan rajin mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

makanan zat besi untuk anak

Manfaat zat besi untuk bayi sangatlah banyak. Berikut ini adalah rangkuman manfaat zat besi untuk anak:

  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Membentuk sel darah merah 
  • Meningkatkan kecerdasan anak
  • Meningkatkan kemampuan motorik anak
  • Meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh
  • Mencegah anemia
  • Mengurangi kelelahan tanpa sebab
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Meningkatkan kualitas tidur si kecil
  • Mencegah gangguan kognitif dan fisik
  • Mencegah peningkatan risiko kematian
  • Mengurangi risiko stunting
  • Mengoptimalkan metabolisme tubuh

10 Makanan yang Mengandung Zat Besi Untuk Anak dan Contohnya

Ada begitu banyak manfaat zat besi untuk anak. Maka dari itu, sebagai orang tua, kita harus memenuhi kebutuhan zat besinya dalam bentuk makanan. Ada banyak jenis makanan yang mengandung zat besi untuk diberikan kepada si kecil. Berikut ini ada 10 makanan yang mengandung zat besi untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

1. Daging tanpa lemak

Daging dalam hal ini bisa berupa daging ayam, daging sapi, daging kambing, maupun daging bebek. Daging merupakan salah satu protein hewani yang kaya akan zat besi. Namun singkirkan lemak dari daging supaya si kecil tidak mengonsumsi banyak lemak karena kurang baik untuk tumbuh kembang si kecil. Pastikan Ayah Bunda mengolah daging hingga empuk dan lembut supaya mudah dikunyah dan dicerna oleh si kecil.

2. Hati sapi atau ayam

Selain daging, bagian tubuh sapi atau ayam yang kaya akan zat besi adalah hatinya. Hati sapi dan hati ayam memiliki kandungan zat besi yang cukup banyak. Selain teksturnya yang cukup lembut, hati juga memiliki rasa yang sangat enak sehingga dapat meningkatkan nafsu makan si kecil. Hati sapi dan hati ayam bisa menjadi pilihan Ayah Bunda untuk variasi makanan si kecil.

3. Telur

Telur yang kaya akan protein, juga kaya akan zat besi. Rasa yang lembut dan gurih, pasti disukai oleh si kecil. Ayah Bunda dapat mengolahnya menjadi telur rebus, telur dadar, telur orak-arik atau telur ceplok untuk dijadikan lauk makanan si kecil. Namun jangan terlalu sering memberikan telur karena khawatir si kecil memiliki alergi. Sebaiknya variasikan dengan menu makanan lain yang juga kaya akan zat besi.

4. Sayuran berdaun hijau

Sayuran yang memiliki daun hijau dinilai memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Makanan yang kaya serat ini menjadi pilihan yang bagus untuk tumbuh kembang si kecil. Contoh sayuran berdaun hijau yang bisa konsumsi anak-anak antara lain bayam, sawi, kangkung, kubis, pakcoy, selada, brokoli, dan lainnya. Sayuran tersebut dapat divariasikan menjadi sop, tumis, dan lainnya sesuai selera.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan yang terkenal akan vitamin E-nya, juga kaya akan zat besi. Sebut saja kacang merah, kacang kedelai, dan kacang polong. Ketiga kacang-kacangan itu bisa dijadikan variasi makanan untuk pelengkap sayuran supaya lebih nikmat dan menciptakan tekstur yang berbeda. Apalagi bentuknya yang bulat atau lonjong dengan tekstur yang empuk, dapat meningkatkan penyajian 

6. Tempe dan Tahu

Kalau ingin menyediakan makanan yang murah namun kaya zat besi, maka tempe dan tahu adalah jawabannya. Tempe dan tahu yang mudah diolah dan selalu ada di tukang sayur dekat rumah, kaya akan kandungan gizi terutama zat besi. Cara mengolah yang cukup mudah, dengan cara digoreng, dikukus, ditumis, dan lainnya pasti disukai si kecil karena rasanya yang sangat gurih.

7. Seafood

Seafood seperti ikan tongkol, ikan tuna, udang, kerang, dan lainnya juga bisa menjadi pilihan makanan kaya zat besi untuk si kecil. Biasanya si kecil doyan makan seafood karena dagingnya yang padat dan gurih. Seafood bisa menjadi pilihan Ayah Bunda untuk variasi lauk pauk si kecil supaya tumbuh kembangnya berlangsung optimal.

8. Buah yang mengandung zat besi

Buah-buahan memang identik dengan kaya akan kandungan vitamin C. Namun ada beberapa buah yang justru kaya akan zat besi, contohnya adalah anggur, buah plum, buah zaitun, buah mulberi, dan lainnya. Pada masing-masing buah, kurang lebih terdapat 10% kandungan zat besi sehingga buah-buah bisa menjadi camilan sehat yang kaya zat besi untuk tumbuh kembang si kecil.

9. Buah kering

Selain buah-buahan segar, zat besi juga bisa didapatkan dari buah kering seperti kismis dan kurma. Kismis dan kurma bisa dimakan butiran sebagai bekal camilan si kecil. Kismis juga bisa ditaburkan sebagai hiasan kue kering atau basah supaya anak tetap mendapatkan zat besi saat memakan camilan kue.

10. Susu yang mengandung zat besi untuk anak

Untuk melengkapi kebutuhan si kecil akan zat besi, Ayah Bunda bisa melengkapinya dengan susu yang mengandung zat besi. Saat memilih susu formula untuk anak, Ayah Bunda bisa melihat kemasan label kandungan gizi di baliknya. Coba cek, seberapa banyak kandungan zat besi pada susu tersebut. Semakin banyak kadar zat besi pada susu, maka semakin bagus pula untuk pertumbuhan anak.

Itulah 10 makanan yang mengandung zat besi untuk anak. Seluruh jenis makanan tersebut dapat ditemukan di sekitar kita. Namun pastikan Ayah Bunda melengkapinya dengan susu pilihan supaya nutrisi si kecil terpenuhi seutuhnya.


Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

2 komentar untuk "10 Makanan yang Mengandung Zat Besi Untuk Anak"

  1. Beruntung sekali telur masuk di list. Bahan makanan yang paling murah, praktis dan tentunya enak

    BalasHapus
  2. penting banget dari dini udah dibiasakan dengan makanan yang mengandung zat besi.
    aku yang udah gede gini malah mikir kayaknya kekurangan zat besi, sayur nggak begitu suka, kacang-kacangan juga ga begitu suka
    penyesalan biasanya belakangan kan ya kak ros
    jadi ya sekarang mencoba berusaha untuk makan makanan sehat

    BalasHapus