Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Harapan Terhadap Diri Sendiri – Sebelum Menikah

Assalamualaikum wr wb

Pertanyaan selanjutnya yang ditanyakan di bagian 02 Ruang Mengenal Diri pada buku Pre Marriage Talk adalah tentang harapan. Harapan terhadap diri sendiri.

Bagian 02 Ruang Mengenal Diri

Pertanyaan: Bagaimana harapanmu terhadap dirimu sendiri dalam hal pekerjaan, pernikahan/keluarga, dan pendidikan?

Berikut ini adalah uraian dari jawaban saya.


Harapan Terhadap Pekerjaan Diri Sendiri

Saya berharap bisa bekerja di dunia yang saya suka: tulis menulis alias di dunia blogging. Lebih enak dan nyaman. Lebih enjoy, nggak bikin stres.

Tapi karena pendapatan blogging nggak menentu, maka saya harus merambah atau melebarkan sayap. Rencananya ya menaikkan pageview blog supaya bisa gajian bulanan dari Adsenses. Rencananya pengen nambah Youtube juga. Tapi yaaa, bismlillah.

Intinya, saya pengen tetap bekerja di bidang kepenulisan, punya duit yang ngalir sendiri, sehingga bisa membersamai keluarga. Jadi kalau diajak keluarga atau ada acara di mana saja, saya bisa langsung ngomong “ayok” tanpa kepikiran pekerjaan.

Harapan Terhadap Pernikahan/Keluarga Diri Sendiri

Terkait pernikahan, saya selalu berharap yang terbaik. Setidaknya, lebih baik dari pernikahan Ibu dan Ayah. Pengennya, pernikahan kami dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan.

Percuma dunia ngejoss tapi tidak mempersiapkan akhirat. Alangkah lebih baik bila dunia dan akhirat berjalan berdampingan. Tapi susah ya?

Setidaknya, kalau kami mengejar akhirat, hati kami bisa lebih tenang. Bisa lebih pandai dalam mengelola emosi. Bisa terpupuk keyakinan bahwa rezeki itu selalu ada dan kedamaian selalu ada bila kita menjadikan akhirat sebagai tempat berpulang.

Kalau harapan yang detail seperti rumah besar, punya anak sekian, hendak travelling ke mana, hmm sepertinya belum ada sih. Belum kepikiran lagi. Khawatir tak sesuai ekspektasi. Yang penting sekarang tuh kerja aja dah. Untuk harapan atau target, Inshaa Allah akan disusun bareng pasangan.

Harapan Terhadap Pendidikan Diri Sendiri

Hmm, sepertinya kalau pendidikan formal sudah selesai. Impian saya untuk menyelesaikan S2 sudah tuntas. Tapi saya nggak ingin berhenti belajar. Saya akan terus belajar meski tidak di pendidikan formal.

Setidaknya, saya akan belajar untuk memperkaya ilmu terkait bidang yang saya tekuni. Apalagi teknologi selalu mengalami perkembangan. Jadi ya kita juga harus berkembang. Harus mau belajar demi upgrade kualitas diri.

Yak, itulah jawaban saya terkait harapan terhadap diri sendiri seperti yang dipandu di buku Pre Marriage Talk. 

Selanjutnya, mari kita belajar lagi... Baca bukunya lagi sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan baru!

Wassalamualaikum wr wb

Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

1 komentar untuk "Harapan Terhadap Diri Sendiri – Sebelum Menikah"

  1. Saya tuh kadang iri sama generasi sekarang, apa-apa informasi tuh selalu dimudahkan, jadinya bahkan bisa mempelajari dan memaknai semua keputusan yang akan diambil, termasuk mengenal dan memberikan harapan pada diri sendiri sebelum menikah :)

    Ini penting banget, karena setelah menikah, kita yang single akan berbeda banget dengan saat sudah menikah :)

    BalasHapus