Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini 5 Cara Branding Produk di Media Sosial Berdasarkan Pengalaman

Assalamualaikum wr wb

Kali ini Kak Ros akan berbagi pengalaman tentang cara branding produk di media sosial seperti Instagram, Facebook, Tiktok, hingga WhatsApp. 

Cara membuat branding produk ini bisa diterapkan untuk produk apapun.

Mulai dari produk makanan, minuman, fashion, sepatu, hingga dekorasi sekali pun. Dengan menerapkan 5 formula ampuh ini, dijamin brand-mu akan melejit seketika!

Perhatikan 5 Cara Membuat Branding Produk di Media Sosial

Kamu hanya perlu mengikuti 5 tips ini yang harus dilakukan secara runtut: mulai dari nomor 1 hingga nomor 5. 

Kalau tips tidak dilakukan secara berurutan, maka kamu akan kebingungan mengembangkan branding produkmu.

Oke. Sekarang langsung saja kita simak tips berikut ini:

1. Buat Brand Kita Terlebih Dahulu

Pertama-tama, kamu harus membuat brand kita terlebih dahulu. Apa itu brand kit?

Brand kit adalah panduan singkat tentang brand yang kita miliki. Brand kit ini memudahkan kita untuk menentukan tema/konsep. Kalau suatu hari ada tema yang melenceng, maka kita bisa kembalikan ke brand kita.

Brand kit berisi:

  • goog_1771236536Nama produk
  • Foto produk (hapus latar belakang ya, biar jelas produknya)
  • Logo
  • Sasaran (siapa target customer)
  • Warna tema (maksimal 2 warna yang sepadan)
  • Font yang digunakan di desain (untuk judul dan teks)
  • Gambar atau karakter yang digunakan di desain
  • Sapaan atau panggilan kepada customer

Memikirkan brand kit ini nggak cuma 1-2 hari aja, bisa jadi membutuhkan waktu 1-2 minggu karena ini menentukan arah dan tujuan. Juga menentukan branding produk dalam jangka waktu lama.

Kalau kita ganti-ganti warna tema, ganti-ganti karakter, dan lainnya, khawatir orang-orang nggak hafal dengan produk kita. Kalau kita konsisten dengan brand kit, maka orang-orang akan notice dengan brand kita.

2. Lengkapi Media Sosial dan Website

Selanjutnya, lengkapi media sosial dan website. Media sosial seperti Instagram, Facebook, Tiktok, atau WhatsApp. Dari media sosial inilah kita berjualan dan menaikkan branding produk kita. 

Kalaupun kita punya offline store atau toko di suatu tempat, maka memiliki toko online juga menjadi hal yang diharuskan di era teknologi ini. Sebab banyak orang yang mencari produk secara online.

Oh ya, website juga harus punya loh! Websitenya jangan yang akhirannya blogspot.com atau wordpress.org ya, melainkan yang belakangnya .com supaya terlihat professional. 

Kalau website kita tampak professional, maka orang akan percaya bahwa brand kita memang terpercaya. Pastikan kamu membeli domain .com di tempat web hosting terbaik ya!

3. Posting Setiap Hari

Supaya orang-orang notice dengan daganganmu dan brandmu, maka kamu harus posting setiap hari. Minimal 1-2 story di Story, 1 postingan/reels di Instagram, 2 postingan di Facebook, dan 2 video di Tiktok. 

Banyak ya? 

Iya, memang banyak. Sebagai awalan, mending kamu tebar jala aja. Cari tahu dulu mana yang rame dan potensial. 

Setelah 2-3 bulan konsisten, lalu cek ulang mana yang lebih potensial. Kalau ternyata Tiktok lebih potensial, maka kamu bisa mengerahkan tenaga untuk lebih rajin jualan di Tiktok.

4. Gunakan Kata-Kata yang Menarik

Pastikan kamu juga menggunakan kata-kata yang menarik ya! Dalam berpromosi, dibutuhkan copy writing yang ciamik.

Kamu bisa berangkat dari keresahan, kegalauan, atau masalah. Yang kemudian dicarikan solusinya melalui produkmu. 

Untuk mengetahui kata-kata yang menarik, alangkah lebih baik bila kamu tahu ilmunya lebih lanjut. Bisa belajar di Google atau Youtube supaya lebih banyak ilmu copywriting yang kamu dapat.

5. Manfaatkan Influencer yang Real

Influencer bisa berpengaruh kepada penjualan, tapi kalau kamu memilih influencer yang tepat. Sebab, saat ini orang-orang bisa membeli followers supaya bisa menjadi influencer karbitan. 

Saat memilih influencer, pastikan cek dulu tentang personal brandingnya, engagementnya, responnya di kolom komentar, postingan videonya di InstaStory, hingga campaign yang sedang digalakkan.

Misal, produkmu adalah produk susu formula. Nggak akan cocok dengan influencer mamah muda yang menganut paham full ASI. Orang-orang udah paham bahwa dia full ASI dan nggak pake susu formula. Jadi pelajari karakter dan personal si influencer itu dengan baik.

Kesimpulan

Nah, itulah 5 cara membuat branding produk yang bisa kamu lakukan. Coba lakukan secara berurutan mulai dari nomor 1 hingga nomor 5. Inshaa Allah akan terlihat hasilnya.

Kalau kamu baru optimasi branding masih 1-2 minggu, lalu sambat bahwa belom ada pelanggan. Ya sabar. Hasil brandingmu itu akan kelihatan sekitar 3-6 bulan kemudian.

Jadi, gimana? Sekarang sudah paham ‘kan?

Semoga berhasil!

Wassalamualaikum wr wb

Posting Komentar untuk "Ini 5 Cara Branding Produk di Media Sosial Berdasarkan Pengalaman"