5 Pekerjaan Utama DataBase Administrator Adalah

Salah satu pekerjaan yang sangat diminati saat ini dan memiliki prospek kerja tinggi di masa depan adalah DataBase Administrator (DBA). Database administrator adalah orang yang bekerja untuk mengelola database. Pekerjaannya mudah, bisa dilakukan di mana saja, namun membutuhkan ketelitian yang cukup tinggi.

Detailnya, database administrator adalah seorang admin yang bertugas dalam bidang pengelolaan sistem komputer dan bekerja secara khusus untuk melakukan perawatan sekaligus mengamankan data perusahaan.

Pekerjaan Database Administrator Adalah …

Seorang Database Administrator (DBA) memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam mengelola dan menjaga sistem database perusahaan. Berikut ini adalah 5 pekerjaan utama yang menjadi jobdesk seorang database administrator:

1. Pemeliharaan Data dan Struktur DataBase

Tugas utama seorang database administrator adalah merancang dan memelihara struktur database. Hal Ini melibatkan pemilihan skema database, definisi tabel, hubungan antar tabel, dan indeks.

Desain database yang baik adalah kunci kinerja yang optimal dan efisien dalam penyimpanan dan pencarian data. Selain itu, database administrator harus melakukan pembaruan struktur jika ada perubahan kebutuhan pekerjaan

2. Menjaga Keamanan Database

Menjamin keamanan database adalah prioritas utama seorang database administrator. Mereka harus menerapkan kontrol akses yang tepat, mengelola izin pengguna, dan menerapkan enkripsi data jika diperlukan. 

Selain itu, database administrator juga harus mengidentifikasi dan mengatasi potensi risiko keamanan, seperti serangan hacker atau malware, untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data perusahaan.

3. Memantau Kinerja Database

Seorang database administrator bertanggung jawab untuk memantau kinerja database secara terus-menerus. Hal ini mencakup pemantauan beban kerja, penggunaan sumber daya, dan identifikasi masalah kinerja potensial. 

Orang yang mendapatkan Amanah ini harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikan parameter konfigurasi, melakukan tuning query, dan memperbarui indeks untuk memastikan kinerja database tetap optimal.

4. Melakukan Backup dan Pemulihan 

Pekerjaan database administrator juga melibatkan perencanaan dan pelaksanaan strategi backup yang harus dilaksanakan secara efektif. Mulai dari penjadwalan back up secara rutin, memastikan integritas backup, dan menyimpan salinan backup di lokasi yang aman. 

Seorang database administrator juga harus memahami dan memiliki rencana pemulihan yang efisien untuk memulihkan data dalam situasi darurat atau kehilangan data.

5. Pembaruan Perangkat Lunak Secara Berkala

Pekerjaan database administrator lainnya adalah harus mengelola pembaruan perangkat lunak database dan menerapkan patch keamanan yang diperlukan. 

Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem di perusahaan telah menggunakan versi perangkat lunak yang terbaru, yang tidak hanya dapat meningkatkan kinerja tetapi juga mampu mengatasi potensi kerentanan keamanan.

Pembaruan perangkat lunak ini tentu membutuhkan internet yang kencang seperti layanan dari Telkom Indonesia. Menyediakan internet stabil dan internet fiber cepat hingga 300Mbps.

Kesimpulan

Melalui pekerjaan-pekerjaan utama ini, seorang database administrator berperan untuk memastikan bahwa database bekerja secara efisien, aman, dan dapat dipulihkan jika terjadi masalah. 

Dengan memahami kebutuhan database untuk bisnis dan menerapkan sebaik-baiknya, maka seorang database administrator berkontribusi pada keberhasilan keseluruhan sistem informasi di perusahaan. 

Selain itu, seorang database administrator juga dapat berperan sebagai katalisator dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi database untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis perusahaan.


Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

Related Posts

Posting Komentar