Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Refleksi dan Transimisi di 21th

Assalammualaikum wr wb

Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk menjalani prosesi kehidupan selama 20 tahun. Pahit sedih manis seru, sudah saya alami. Berbagai tempaan hidup justru semakin menguatkan. Namun tak dapat dipungkiri bahwa tentu ada kealpaan dan kenistaan dalam diri ini, yang apabila direfleksikan akan merasa sedih, malu, terpuruk. Lalu harus apa?

Refleksi diri tentu saja ada. Namun saya tidak bisa terus-menerus berefleksi, saya juga harus segera bertransmisi seperti gelombang yang merambat pada mediumnya (eaaaaa fisikanya keluaaar, hehehe). Bahwa saya harus segera mengejar mimpi-mimpi saya.

Apa mimpi saya yang terdekat? Sepertinya cukup terwakili dengan foto diri saya berikut:

Mengenakan pakaian serba hitam putih, tandanya pengen segera seminar proposal, lalu penelitian, kemudian sidang. Mengenakan toga, berarti segera wisuda. Membawa buket bunga, berarti mau lamaran (eaaaaa)..

Iya, pengen nikah. Enak, ada yang menemani. Ada yang diperjuangkan dan saya akan diperjuangkan olehnya (Inshaa Allah). Hmm, nikah muda itu enak kan ya? Makanya saya cepetin skripsinya, lalu kerja (meski sebentar), kemudian menikah deh, hehehe... Jadinya, kita berjuang bersama, sukses bersama, mengabdi bersama, dan menua bersama... (eaaaa)

Inshaa Allah... doain yaaa...

2 comments for "Refleksi dan Transimisi di 21th"

  1. Happy older kakrooss

    sukses yaa skripsiannyaa

    Asyik banget ya umur 21 udah skripsian.
    Aku kok 22 ya dulu :/


    Semoga segera wisuda dengan IPK memuaskan yaa ^^

    ReplyDelete