Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Long March Matsama MAN IC Serpong

Assalammualaikum wr wb

Saya,  Ayah dan Ibu merasa bahagiaaaaa banget. Kita dapat kabar terbaru dari si Adek yang sedang menjalani masa adaptasi selama 40 hari tanpa komunikasi digital atau tatap muka langsung dengan keluarga. Kami yang berada jauh dari Adek, pastilah cemas-cemas sok-sok khawatir dengan keadaan Adek. Sebenarnya kami bukan khawatir sih, melainkan ingin tau kabarnya, ingin tau potret fisiknya yang menunjukkan bahwa dia baik-baik saja dan bahagia di sana.

matsama-man-insan-cendekia-serpong
Adek, yang pakai baju belang-belang

Beruntunglah kami. Ternyata guru-guru di MAN IC Serpong sangatlah mengerti kekhawatiran kami dan sungguh mereka melek digital.  Mereka  membuatkan grup  whatsaapp yang berisi ayah bunda dari siswa-siswi MAN IC Serpong angkatan 23. Di situlah guru-guru MAN IC Serpong memberikan informasi dan kabar terbaru tentang sekilas kegiatan dan aktivitas anak didiknya kepada wali didiknya. Uwaaaaaa jadi makin kagum deh 😍

Ayah bergabung di grup whatsapp tersebut. Setiap ada berita terbaru, selalu dikabarkan ke Ibu, juga ke saya. Duuuuh, saya sebenarnya pengen banget gabung di grup itu, tapi ya gimana ya 😅

Serangkaian masa taaruf siswa (semacam MOS) telah selesai dilaksanakan. Kegiatan masa taaruf tersebut ditutup dengan outbond training yang menyenangkan. Kegiatannya seru-seru banget. Sampai nyemplung kali. 

long march matsama man insan cendekia serpong

Sebelumnya para Ayah Bunda dikasih tau oleh dewan guru, kalau hari Minggu nanti (tanggal 16 Juli) anak-anak akan ada kegiatan di taman kota (lupa namanya). Nah, Ayah Bunda diijinkan untuk menengok putra-putrinya di sana. Wuah, kalau kami tinggal nggak jauh dari Serpong, pasti udah disamperin tuh si Adek, hehehe. Jadilah, yang mengunjungi siswa-siswi MAN IC adalah para Ayah Bunda yang tinggal nggak jauh dari sana.

matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong

Mereka datang kesana nggak hanya sekedar piknik untuk keluarganya sendiri. Nggak sekedar bawain makanan untuk anaknya saja, melainkan untuk semua anak-anak MAN IC angkatan 23.

matsama man insan cendekia serpong


Iya, tanpa dikoordinir dan tanpa komando, para Bunda menyumbangkan banyak makanan dan minuman yang jumlahnya banyak banget. Gurunya pun juga kebagian.

Makanan utama dari pihak sekolah memang sudah ada, tetapi Bunda-Bunda ini ngasih cemilan dan minuman pendukung, misal 200 susu kotak, 200 kue pastel, dsb. Duh. banyak banget deh.

Baca Juga: Gregetan Cemas dan Gregetan Bahagia


matsama man insan cendekia serpongSaya yang saat itu sedang ada di rumah, dikasih tau Ayah tentang foto-fotonya Adek saat kegiatan. Fotonya banyak banget. Foto-foto tersebut dikirimkan oleh dewan guru dan Ayah Bunda yang sedang ada di lokasi. Kami harus mendownload foto tersebut satu persatu, lalu mencari manakah si Adek?

matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong

 Foto tersebut di atas merupakan foto bareng sebelum berangkat untuk kegiatan outbond. Ada Adek di sana. Melalui layar kaca smartphone, saya bisa menemukan Adek di sana. Lalu ketawa-ketawa karena begitu susahnya mencari muka si Adek dari sederetan teman-temannya yang mukanya hampir mirip (karena foto mukanya jadi kecil-kecil).

Wuah, Ayah dan Ibu juga harus merasakan sensasi yang saya rasakan barusan, yaitu menemukan Adek di antara teman-temannya. Saya faham bahwa Ayah dan Ibu nggak akan mungkin bisa ngeliat fotonya Adek melalu hape, maka saya bukakan laptop untuk mereka. Foto tersebut saya perbesar, lalu meminta mereka untuk menebak-nebak dimanakah Adek berada?

Mereka menebak-nebak, "ini ya?" Bukaaaaaan... Sampai akhirnya mereka menyerah. Hmmm... rupanya ini teka-teki sulit bagi mereka. Lalu saya beritahu bahwa Adek ada di sini, dua dari kiri pojok bawah. Ayah sama Ibu menolak jawaban saya, "kok item?". Item gara-gara cahayanya aja ituu. Tuh lihat bajunya. 😅

Kami pun melanjutkan misi kami untuk mencari wajah Adek di sederetan foto yang bejibun.

matsama man insan cendekia serpong
Seperti biasa, baris dulu sebelum berangkat. Adek saya yang urutan nomor dua tuh
matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong

Saat akan melakukan kegiatan outbond, siswa-siswi diwajibkan membuat yel-yel. Ayah Bunda mengirimkan sejumlah video putra-putri saat yel-yel. Tapi tak satupun saya menemukan yel-yel dari timnya si Adek. Eh njilalah, ketika saya iseng kepoin facebooknya MAN IC Serpong, ada tuh videonya. Lucu.


Nah, lanjut yuk ngeliat keceriaan dan keseruan anak-anak MAN IC Serpong angkatan 23 menikmati outbond seru di sungai.

matsama man insan cendekia serpong
  matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong

outbond man insan cendekia serpong

 outbond man insan cendekia serpong

outbond-man-insan-cendekia-serpong
 outbond man insan cendekia serpong

outbond man insan cendekia serpong
 outbond man insan cendekia serpong
 outbond man insan cendekia serpong

outbond man insan cendekia serpong
 outbond man insan cendekia serpong
 outbond man insan cendekia serpong
 outbond man insan cendekia serpong

Setelah siswa-siswi selesai berlelah-lelah, mereka istirahat di taman kota. Kebetulan, Adek adalah tim pertama yang melakukan serangkaian kegiatan outbond, jadinya Adek istirahat dulu deh bareng teman-teman setimnya.

matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong
Yang senyum pepsodennya manis banget itu, namanya Reta. Teman Adek dari Lumajang.
matsama man insan cendekia serpong
Kakak-kakak pembinanya

Saat di grup whatsapp, saya kan juga baca tuh chat-chatnya para Ayah Bunda. Lucu-lucu sih menurut saya, menggemaskan. Ada yang tanya, "anak saya dimana ya? kok belum kelihatan". Ada juga yang antusias muka anaknya nongol secara jelas. Lalu ada juga yang muka anaknya nongol dikit, akhirnya dizoom, kemudian dikirim lagi ke grup. Ah elah bund....

Tetapi, adanya foto-foto yang banyak banget itu memang menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi putra-putrinya para Ayah Bunda. Ada tuh, Bunda yang tiba-tiba bilang, "Ustadz, saya mohon ijin untuk mengirimkan sepatu baru untuk putra saya. Saya lihat tadi sepatunya jebol." Wuaw, salah satu hal yang amazing kan?

Setelah siswa-siswi selesai melakukan outbond semuanya, maka dilanjut santap siang. Iyaaa... makan dengan lahap dan harus habis.

matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong

Setelah selesai makan, siswa-siswi diajak healing atau relaksasi. Hmm apa ya istilahnya, kayak ice breaking ituloooh...

matsama man insan cendekia serpong
 matsama man insan cendekia serpong

matsama man insan cendekia serpong
 fitra man insan cendekia serpong

fitra man insan cendekia serpong

Setelah serangkaian kegiatan selesai, nggak lengkap rasanya kalo nggak foto bareng seangkatan. Nih, berikut ini fotonya. Sayangnya, Adek ambil posisi di belakang, jadinya nggak begitu terlihat. Tapi terlihat lah ya tipis-tipis 💃

anak man insan cendekia serpong

fitra man insan cendekia serpong

Baca Juga: Persiapan MOS MAN Insan Cendekia Serpong


Uwaaaaaw senangnya si Adek dan teman-temannya. Kalau MOSnya kayak gini, ya siapa yang nggak senang? Nggak ada perundungan atau bullying, melainkan mengokohkan kebersamaan.

Duuuuh, saya kangen berat dengan si Adek. Peluk cium dari jauuuh... Baik-baik dan berbahagia ya di sanaaa 💃

Wassalammualaikum wr wb

21 komentar untuk "Long March Matsama MAN IC Serpong"

  1. Rangkaian kegiatannya bagus banget deh
    Melatih kerjasama, ketahanan fisik, juga kekompakan. Selain itu sarat ilmu. Sukaaaaaa
    Ditambah lagi orang tuanyapun memberi dukungan yang luar biasa
    Sukses ya buat adeknya

    BalasHapus
  2. Wih keren kak bisa masukin adiknya ke MAN IC. Anak pilihan berarti, aku juga berharap bisa masukin anakku kesana suatu hari nanti.

    BalasHapus
  3. Kegiatannya seru dan menyenangkan yA untuk adiknya, orang tuanya juga ikutan seru juga. Dukungan dari orang tua tentunya penting dan punya makna tersendiri, sukses untuk adiknya.

    BalasHapus
  4. bisa dicontek nih pembuatan grup WA untuk sebarkan info ke wali murid.
    Aku jadi pengen masukin adikku ke sana juga deh. Biar dia lebih mandiri dan gak terfokus sama gadget terus

    BalasHapus
  5. Duh. Kegiatan-kegiatan mos-nya bagus dan keren banget! Beda sama kegiatan mos yang sering diterapkan di beberapa sekolah, ada banyak bullying, senior yang seenaknya ke junior. dll. Ini patut dicontoh. *.*

    BalasHapus
  6. Jadi inget jaman masih muda dulu, wkwkwkwk

    BalasHapus
  7. Sama kayak yang lagi keluargaku rasain nih, Kak. Ponakan masuk pondok tahun ini. Rasanya tega ga tega. Mana masih SMP kan. Buat grup juga wali murid sama ustadznya. Sering dikirimi gambar & kabar.

    Kemarin minggu habis jenguk. Sedih sih, tapi berharap dia segera betah. Aamiin..

    BalasHapus
  8. Berhubunh di keluargaku aku yang merantau buat sekolah, jadi baca postingan ini aku jadi mikir : oh gini kali ya dulu ayah dan emak ku senengnya kalau dapat kabar tentang aq ehhehehheeee..

    Semoga adiknya betah ya mbak.

    BalasHapus
  9. untungnya dibuatkan grup whatsaapp antara sekolah dengan para orang tua murid ya mba, jadi setidaknya masih tau kondisi dan informasi teraktual tentang anak-anaknya.. apalagi 40 hari tanpa hp, wahh lumayan berat juga tuh hehehe..
    semoga adiknya cepat lulus dan mendapatkan semua cita-citanya mba

    BalasHapus
  10. Si adek kayaknya senang banget dan sudah bisa menyesuaikan diri ya kak ross

    BalasHapus
  11. duh kebayang perasaan mba ya jauh dari anak
    saya anak baru masuk TK aja penasaran banget dengan apa yang anak lakukan di sekolah
    tp sayangnya gurunya ga boleh pegang hp..jd grup WA kelas hanya komunikasi aja
    tidak ada foto foto kegiatan anak di sekolah
    duh...kok jd curcol

    BalasHapus
  12. Seru banget outbondnya nyemplung2 kali, dulu pas SMA juga pernah gtu tapi pas ada praktek pelajaran Biologi, bukan buat outbond hehe

    Outbond kyk gtu lbh bermanfaat ketimbang perploncoan ya mbak TFS

    BalasHapus
  13. kegiatannya bagus banget ya. Dimana,biar si anak melek dan tidak tergantungan dengan alat digital atau apapun. Biar si anak terbiasa dan mampu bersosialisasi dengan teman sebayanya dan teman barunya. Asik banget kaya gitu.

    BalasHapus
  14. Mereka kelihatan rukun dan hepi banget
    Aku dulu ikut pramuka main di air aja ngeri, gak bs renang hahaha
    Salut juga buat orangtuanya, sampai mereka pd bawa byk makanan

    BalasHapus
  15. Duh aku ikut ngerasain dan terharu para ayah dan bunda yang anaknya diMOS ...deg degan...


    Tapi seru ya MOSnya, have fun semua. Mudah2an si adik mudah beradaptasi ya mbak...

    BalasHapus
  16. Kelihatannya kegiatannya seru ya...acara seperti itu, biasanya akan berkesan dan akan selalu dikenang.
    Anaknya seru-seruan, tapi orangtuanya yang deg-degan ya...
    Semoga adeknya betah di sana, ya kak

    BalasHapus
  17. MOS nya mendidik banget dan juga memberikan pencerahan baru. pengenalan sekolah tidak harus dengan kekerasan ya kak. anak merasa nyaman, orangtua merasa aman. Adiknya jadi semngat belajar dan siap menempuh persekolahan dengan bahagia karena sudah punya banyak teman

    BalasHapus
  18. MOS nya asyik banget kalau ini mah, aku aja suka. Aku beruntung dari jaman sekolah gak pernah menerima bullying dll, selalu kegiatan kaya gini. Sukses ya buat adiknya

    BalasHapus
  19. Lihat foto-fotonya jadi ingat zaman LDKS ehehe

    Gurunya pengertian banget ya tau aja keresahan orangtua yang pada jauh dari anaknya ehehe semoga si adik mendapat pelajaran yang terbaik selalu ya, Mbak. Aamiin.

    BalasHapus
  20. Aku bacanya jadi inget masa dulu pas masih sekolah dan berasa muda. wkwkw. Ini kegiatan MOS yang bagus, enggak kaya zaman dulu yang mirip bully.. Semoga semakin baik ya dimasa depan MOS-MOS-an ini.

    BalasHapus
  21. asli fotonya banyak bangeeet mba hehehe..tapi seru yaaa..inget jaman Pramuka dulu pas SMP dan SMA. Tak terlupakan

    BalasHapus