Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Pertama Cobain Skincare Routine

Assalamualaikum wr wb

Seharusnya saya rutin skincare itu sejak awal. Minimal sejak kuliah, 5 tahun lalu. Namun apa daya, baru peduli dan benar-benar peduli, 1 bulan lalu, ketika wajah saya gosong. Dampak setor muka ke matahari di pantai.

Tanya ke teman, solusi supaya wajah saya tidak gosong lagi. Eh malah ditegur. Dia bilang, bahwa saya sudah harus mulai rajin skincare routine. Lupakan keinginan untuk berwajah putih nan glowing. Yang penting, kulit wajah harus sehat. Urusan putih dan glowing, itu bonus. Yang penting skincare routine dulu 💪



Yang menegur saya itu seorang sahabat yang juga seorang bloger damargumilar.com . Dia rajin mengulas skincare routinenya. Saya baca tulisannya, tapi enggak ada yang nyantol waktu itu. Haha

Lalu sekarang, saran dari dia supaya saya belajar skincare, benar-benar saya maknai dalam-dalam. Cari referensi pentingnya skincare dan tahapan-tahapan basic skincare melalui video Youtube Female Daily Network, yang dibawakan oleh Affi Assegaf. Lalu referensi produknya dibantu dari idntimes 💁

Tahapan Skincare Routine Paling Sederhana


Sesuai titah dari Kak Affi Assegaf, bahwa ada 4 tahapan basic skincare routine yang bisa digunakan untuk pemula. Seperti saya, yang sebenarnya cukup terlambat sih untuk menyadari pentingnya skincare, haha.

Berikut ini, saya akan sharing tentang 4 tahapan skincare routine, lengkap dengan produk yang saya gunakan, beserta spesifikasi dan harganya 💁

1. Cleansing

Fungsinya untuk membersihkan noda/kotoran/debu di wajah secara tuntas. Kalau enggak pake cleanser, lalu langsung mengaplikasikan produk lainnya, jatohnya malah wajah jadi breakout. Makanya, cleansing sebagai tahapan pertama ini penting sekali. Akan lebih baik sih kalau pakai double cleansing.

Double cleansing ini maksudnya membersihkan wajah 2 kali. Biasanya dipakai saat malam hari, ketika kita lepas dari make up. First cleanser, biasanya pakai yang jenis oil, balm, milk, gel, dll. Tujuannya untuk mengangkat make up 💁

Untuk first cleanser, saya memilih Wardah Seaweed Balancing Cleanser. Harganya cuma 20.000. Volumenya 150 ml. Enak sih pakai ini. Jenisnya milk. Ampuh banget untuk mengangkat kotoran di wajah. Tapi yang saya enggak suka adalah susah untuk mengeluarkan milknya. Harus dipencet agak keras. Membuang-buang energi. Hahaha


Sementara untuk second cleanser, saya memilih Garnier Light Complete White Speed Brightening Scrub. Harganya 17.000. Volumenya 100 ml. Sudah saya pakai semenjak 3 tahun lalu. Saya suka yang scrub daripada yang foam. Lebih terasa gitu kalau muka sedang dibersihin, haha.


Saya cocok sih sama Garnier yang ini. Wajah jadi seger, karena minyak-minyaknya hilang. Tapi lebih seger lagi semenjak pakai double cleansing, hoho. Tapi saya pakai double cleansing cuma malam saja sih, atau setelah keluar dari rumah 💁

2. Toning

Tahapan setelah cleansing, yang fungsinya untuk mengangkat sel kulit mati dan menyeimbangkan kadar pH. Cleansing ini ada dua tahapan juga. Yaitu exfoliating toning dan hydrating toning.

Exfoliating toning, tujuannya untuk mengangkat sel kulit mati. Produknya jarang ada di pasaran. Soalnya harganya mahal. Dan memang ini sih yang menjadi kunci, alasan wajah kita awet muda, bersih, dan glowing. Ya karena ia mengangkat sel kulit mati 💁

Kalau sel kulit mati dibiarkan menumpuk, ya lama-lama akan menjadi noda-noda di wajah. Dan ini yang menyebabkan wajah tidak tampak cerah.

Untuk exfoliating toner, saya menggunakan AHA BHA PHA 30 Days Miracle Toner. Harganya 150.000 (beli di Shopee, termasuk ongkir). Volume isinya 150 ml. Ini sih exfoliate toner yang paling murah. Yang lainnya, harganya lebih mahal. Haha. Sepertinya, next saya akan membeli ini lagi 😎


Hydrating toner, tujuannya untuk menyeimbangkan kadar pH. Yang sebelumnya kulit wajah kering karena pasca cleansing, maka hydrating toner ada untuk menghidrasi kulit. Sekaligus menyeimbangkan kadar pH 💁

Untuk hydrating toner, saya menggunakan Wardah Hydrating Toner with Aloe Vera. Harganya 20.000. Volume isinya 150 ml. Rasanya... ya enak-enak aja sih. Sepertinya, next saya akan cari yang lebih murah. Haha.




3. Moisturizing

Moisturizing ini fungsinya untuk melembabkan wajah. Ia masih erat kaitannya dengan tahapan sebelumnya. Kalau hydrating itu untuk menghidrasi kulit wajah, maka moisturizing ini untuk mengunci hydrating toner yang masuk ke pori-pori wajah 💁

Moisturizer ini ya sebenarnya pelembab. Dan sepertinya, produk-produk yang sering saya gunakan sejak dulu ya pelembab ini. Tanpa tahu fungsinya apa. Haha.

Ternyata pelembab ini enggak akan berfungsi maksimal jika tidak dibarengi dengan skincare lain. Makanya dulu wajah saya biasa-biasa aja, haha. Enggak ada perubahan meski berganti-ganti pelembab 😏

Jadi, saya punya stok banyak untuk moisturizing. Sepertinya saya punya 4 pelembab dengan merk yang berbeda-beda. Tenaaang, akan saya pakai kok. Kalau habis, saya gunakan pelembab yang ada.

Sekarang ini, untuk moisturizer saya menggunakan Herborist Skin Moisturizer Aloe Vera Gel 98%. Harganya 42.000. Isinya 100 ml. Ini saya sudah repurchase kedua kalinya 😍


Tapi nanti kalau ini sudah habis, saya belum tertarik membelinya lagi. Pokoknya harus habiskan dulu pelembab yang nganggur. Haha. Nanti saya share produk-produk moisturizer yang saya miliki ya...


4. Protecting

Tujuannya jelas, untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Produknya, orang-orang sering menyebutnya sunscreen. Yang di kemasannya ada tulisan SPF-SPF nya itu loh.

Untuk sunscreen, saya menggunakan Wardah Sunscreen Gel SPF 30+++. Harganya 25.000. Volumenya 40 ml. SPF 30. Lumayan sih untuk melindungi kulit wajah selama kurang lebih 2 jam. Biasanya saya pakai saat pagi hari. Kalau malam hari, enggak pakai dong, kan enggak ada matahari 💁


Saya... biasa aja sih sama sunscreen ini. Belum ada cocok-cocoknya atau ngeh banget. Biasa aja gitu ngerasanya. Kalau ada rekomendasi sunscreen lain, yang harganya terjangkau, ya akan saya coba.
--

Itu sih, tahapan skincare routine saya. Sudah saya gunakan semenjak tanggal 17 Februari 2019. Saya catat tanggalnya, supaya tahu masa pakainya berapa lama. Sambil hitung-hitungan harga soalnya 😅

Dari beberapa produk, ada yang akan saya repurchase. Namun ada juga yang sepertinya saya akan berpindah hati ke produk lain 😀

Eh tapi kalau ada teman-teman yang mau bagi skincarenya, boleh banget dikasihkan ke saya. Sepertinya wajah saya aman-aman saja pakai produk apapun.

Kalaupun nanti wajah saya berjerawat atau mulai breakout, maka sebabnya bukan dari produknya. Melainkan dari lupanya atau malasnya saya untuk membersihkan wajah. Haha. Soal ini, saya sudah dua kali pengalaman. Dan benar-benar kapok 😆

Rasanya pertama kali nyobain skincare routine... wuah rasanya enak banget. Kulit wajah jadi adem-adem enak gitu. Juga, setelah dua minggu pemakaian, wajah saya enggak gosong lagi. Bahkan cenderung lebih bersih daripada sebelumnya. Alhamdulillah...

Jadi, itulah skincare routine saya. Kata Acil, saya cukup mempelajari ini dulu sebagai dasarnya. Kalau sudah paham, baru belajar ke yang lain.

Oke, itulah skincare routine saya. Inshaa Allah istiqomah 😇

Lalu, kamu? Bagaimana skincare routinemu? Boleh bagi cerita dong~

Wassalamualaikum wr wb 💕
Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

7 komentar untuk "Pengalaman Pertama Cobain Skincare Routine"

  1. Aku g pernah pake.. Gimana dong..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar kuajarin pake
      skincare juga wajib buat cowok kok

      Hapus
  2. Jangan lupa, nggak hanya rawat dari luar, tpi juga dari dalam tubuh

    BalasHapus
  3. garniernya sudah kepake itu pasti, kempes gitu. iya kan mbak Ros? he he.

    BalasHapus
  4. garniernya sudah kepake itu pasti, kempes gitu. iya kan mbak Ros? he he.

    BalasHapus