Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Manajemen Keuangan Ala Anak Kos

Assalamualaikum wr wb

Menjadi anak kos itu seru-seru menggemaskan ya. Menggemaskan karena ada perasaan dag dig dug ser tatkala uang bulanan habis. Awal bulan nongkrong kesana kemari, akhir bulan cukup nongkrong di kamar.

Anak kos ini umumnya erat dengan anak kuliahan yang sedang tidak bekerja. Uang, disuplai dari orang tua. Jadi mereka tinggal fokus belajar dan bersosial.

Belajar itu enggak menghabiskan duit banyak kok. Literatur bisa cari di internet, pake wifi kampus. Butuh buku ya datang ke perpus.

Nah, yang bikin menghabiskan duit banyak adalah bersosial. Kita harus iuran organisasi, beli kaos samaan untuk komunitas, nongkrong dengan teman-teman, belanja bareng teman, travelling bareng teman-teman sekelas, dll. Itu tuh, yang bikin duit gampang ilang entah kemana.

tips-manajemen-keuangan-ala-anak-kos


Maka dari itu, untuk menyiasati dompet megap-megap tiap akhir bulan, anak kos perlu mengatur keuangan. Bila sejak mahasiswa saja sudah pandai mengelola keuangan, ya apalagi nanti kalau sudah berumah tangga. Eaaaaaa 😆

Tips Manajemen Keuangan Ala Anak Kos

Kali ini, saya akan berbagi pengalaman tentang tips manajemen kuangan ala anak kos. Susah-susah gampang sih ngaturnya. Tapi ya Inshaa Allah bisa.

Menentukan Budget Maksimal Untuk Makan Harian

Yang utama kan makan ya. Jangan sampai uang kita habis untuk makan saja. Makanya, kita perlu menentukan budget maksimal untuk makan harian. Misalnya, 15.000, 20.000, atau 25.000. Budget tersebut sudah termasuk cemilan, minuman, dll loh ya.

Kalaupun, pada suatu hari kita makan dengan menyisakan cukup uang, ya disimpan saja, enggak perlu dihabiskan. Sebab, akan ada masanya kita makan dengan anggaran yang melebihi budget. Jadi, anggaran untuk makan bisa saling menutupi.

Belanja Sesuai Kebutuhan

Anak kos itu kan kebutuhannya banyak. Namun kalau membeli kebutuhan tersebut, cukup beli satu, lalu habiskan. Beli lagi bila sudah habis.

Misalnya nih, buat perempuan, yang suka beli bedak, lipstick, body lotion, skincare, dsb. Cukup lah beli satu dulu, lalu habiskan. Setelah habis, beli lagi. Intinya, pantang beli sebelum habis. Saya saja ya, lipstik belum habis sampai sekarang, padahal sudah terpakai 1 tahun. Beli lagi ya nanti, saat habis.

Memanfaatkan Fasilitas Kosan

Setiap kos-kosan itu pasti ada kelemahan dan kelebihannya. Ada yang kosnya bebas bawa magiccom, ada yang kosnya lengkap dengan dapur, juga ada pula kos yang dilengkapi dengan air minum. Nah, manfaatkan itu semua.

Kalau kosan saya, gratis air minum. Tinggal ambil di dapur. Teman-teman kos saya sih enggak ambil air gratis di kos, soalnya mereka malas mengambil, lebih pilih air gallon yang diantar sampai ke kamar.

Duh lah, saya daripada kehilangan uang untuk minum, ya mending ambil air gratis yang tersedia di dapur. Mengingat, kebutuhan air mineral saya per harinya cukup banyak. Jadi, anggaran untuk air minum ya tidak ada.
--

Nah, itulah 3 tips sederhana untuk manajamen keuangan ala anak kos berdasarkan pengalaman saya. Ah ya, ada juga tips manjamen keuanganala anak kos versi Kak Vera, silakan baca ya…

Lalu, kamu? Bagaimana pengalamanmu untuk memanajemen keuangan ala anak kos?

Wassalamualaikum wr wb 💕

Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

4 komentar untuk "Tips Manajemen Keuangan Ala Anak Kos"

  1. Bener, bersosialisasi bikin duit cepet ilang entah kemana hihi. Btw nice post & tips kak😊

    BalasHapus
  2. aku g masuk kategori nih Ros, anak kos berpenghasilan nih, hahaha

    BalasHapus
  3. jadi inget jaman waktu ngekos dulu

    BalasHapus