Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dari Bendungan Tirtonadi Hingga ke Nikahan Teman di Magelang

Assalamualaikum wr wb

2 Februari 2020, tanggal yang cantik untuk menggelar pernikahan. Saya pikir saya enggak akan ikut merayakannya. Eh ternyata saya ikut merayakannya juga, sebab ada teman si Mas yang menyelenggarakan pernikahan pada tanggal cantik tersebut.

Nah, pada tanggal tersebut, saya menemani si Mas untuk hadir ke resepsi pernikahan kawannya itu. Acara akad nikah dan resepsi digelar di daerah mempelai perempuan, yaitu Magelang. Jadilah kami pergi ke Magelang pada hari itu.

bendungan-tirtonadi

Makan Nasi Liwet Dulu

Berbeda dari biasanya, kami enggak makan nasi liwet di tempatnya, melainkan membungkusnya untuk dimakan di kos. Si Mas beli nasi liwet di dekat rumahnya. Harganya murah meriah. Cuma 3.000 rupiah. Lalu dibawa ke kosan saya untuk makan bareng.

sego-liwet

sego-liwet

Tenaaang, si Mas enggak macam-macam kok. Cuma numpang makan di pinggir pintu. Lagipula kosan saya ini langsung berbatasan dengan jalan. Jadinya ya tetap aman. Bisa dilihat orang-orang.

Nasi liwet yang dibawa si Mas ini sama dengan nasi liwet yang pernah saya makan. Sama rasanya dengan nasi liwet kebanyakan. Termasuk dengan porsinya, cara penyajiannya, juga lauk sayur dan ayam suwirnya. Heran deh, kenapa bisa sama persis ya. Ternyata… karena para penjual nasi liwet adalah tetanggaan di salah satu wilayah pelopor nasi liwet di daerah Pati. Pantesan rasanya sama semua.

Mampir ke Bendung Tirtonadi

Fiuh, sudah lama rasanya saya tidak menghirup udara Solo pagi hari. Saat pagi, saya bisa melihat wujud Solo dengan sebenar-benarnya. Mulai dari rumah-rumahnya, jalanannya, tugunya, sungainya, jembatannya, dan juga jembatannya.

Saya takjub dan antusias sekali saat mendapati bahwa ada sebuah bendungan besar yang tak jauh dari tempat saya bermalam. Bendung Tirtonadi namanya.

bendungan-tirtonadi


Kami mampir sebentar. Melihat-lihat rupa Bendung Tirtonadi. Wuah keren banget. Sungainya membelah Kota Solo. Bendungnya luas banget. Ada di tengah kota pula. Keren banget. Apalagi arsitektur bendungnya didesain sedemikian rupa. Di kiri kanan bendung ada taman dan tempat duduk-duduk. Cocok untuk menghabiskan sore bersama teman maupun keluarga.

Aih, senang banget deh saya bisa melihat Bendung Tirtonadi. Saya pikir cuma terminal aja yang namanya Tirtonadi, hohoo…

bendungan-tirtonadi

Menembus Hawa Dingin Menuju Magelang

Kemudian, kami segera melanjutkan perjalanan ke Magelang. Si mas bilang, perjalanannya kurang lebih membutuhkan waktu 2 jam. Fiuh, lama juga ya. Kami berkendara melalui jalur utara, lebih dekat ke Magelang. Melewati Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Jalanannya menanjak terus cuy, haha.

Sepanjang perjalanan, hawanya dingin banget. Fiuh. Dingin banget. Sesekali saya mengeluarkan tisu untuk menampung ingus saya yang sering keluar.

Jalanan ke Magelang ini hampir mirip dengan yang di Kota Batu. Tapi lebih indah di Batu. Sebab lebih tinggi dan pemandangannya lebih indah. Magelang mengklaim dirinya sebagai kota bunga. Ah apaan, saya jarang sekali menemukan bunga bertumbuh dengan liar dan semarak di sini. Beda dengan Kota Batu dan Malang yang memang bunga-bunga bertebaran dengan sangat banyak.

Di Pernikahan Seorang Kawan

Hingga akhirnya kami tiba di Magelang. Sebel ih kalau sama si Mas. Bolak-balik dilewatin tugu-tugu atau patung khas di wilayah tersebut, yang jarang banget ada di tempat tinggal saya.

Lokasi acara pernikahannya di gedung sekolah. Si Mas lupa, lokasinya di sekolah apa. Kalau bukan SMA 4 ya SMP 4. Dicobalah dulu ke SMA 4. Berbekal google maps, kami tiba di SMA 4 yang ternyata sepi dan seperti tidak ada kehidupan orang-orang kondangan.

Oh berarti lokasinya di SMP 4. Kami ke sekolah tersebut. Berbekal google maps juga. Hingga kami tiba di SMP 4 yang ternyata memang benar di situlah tempat pernikahan kawan si Mas dilangsungkan.

Selanjutnya kami bersiap-siap. Si Mas ganti baju batik dan sepatu vantovel. Kalau saya sudah pakai baju bagus. Cukup touch up bedak dan lipstik. Lalu ganti sandal dengan wedgess.

pernikahan-di-magelang

Kemudian kami memasuki gedung. Wuih banyak tuh teman-teman si Mas yang datang. Teman-teman kuliahnya. Sekaligus teman UKM. Lalu saya… ya kenalan dan dikenalin sama teman-temannya.

Ebuset dah. Ternyata si Mas serame itu ya sama teman-temannya. Hahaha.

pernikahan-di-magelang

Si Mas ngumpulnya sama teman-teman UKM. UKJGS. UKM Karawitan Jawa Gaya Surakarta. Bener toh namanya?

Kami ngobrol-ngobrolnya di luar gedung. Kebetulan ada taman yang ada gazebonya. Kami makan dan ngobrol di sana.

Usai makan, kami foto bareng mempelai. Iya, si Mas ngajak makan dulu, baru bersalaman dengan pengantinnya. Hadeeeh.

Saat kami bersalaman dengan pengantinnya, saya dikenalin tuh dengan pengantinnya. Disuruh cepet-cepet menyusul nikah. Oleh pengantin perempuannya, diambilkan melati dari busananya. Ebuset daaaah, hahaha…

Ya ya semoga disegerakan yaaa… aamiin…

pernikahan-di-magelang

Btw, Happy wedding ya Mas Fajar dan istri… Semoga diberi keberkahan dan mampu bersama-sama membangun visi misi yang diharapkan…

Lanjut ke Candi Borobudur

Seusai itu, kami melanjutkan perjalanan ke tempat wisata. Mumpung sedang di Magelang, jadilah kami memutuskan untuk main ke Candi Borobudur. Yeeeey…

Namun cerita selengkapnya tunggu pekan depan yaaa, hehehe…

Wassalamualaikum wr wb 💕
Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

16 komentar untuk "Dari Bendungan Tirtonadi Hingga ke Nikahan Teman di Magelang"

  1. Udah lama juga ya aku gak ke Magelang. Aku mikir Tirtonadi ya terminal, kaya lagunya Lord Didi, hehehe.... Doa yang baik buat pengantinnya, yang datang juga sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah aku pikir terminal doang, ternyata ada bendungannya juga

      Hapus
  2. Sekali mendayung berpulau-pulau terlampaui nih ceritanya, hehehehe. Juga sekalian menikmati kuliner khas daerah setempat ya mbak.

    BalasHapus
  3. Wah perjalanan yang luar biasa. Acara utamanya mau ke kondangan tapi bisa mampir-mampir ke tempat wisata juga ya. Hari yang berfaedah hihihi
    BTW selamat atas pernikahan temennya Mas-nya. Dan semoga Mbak bisa segera diresmikan juga :P

    BalasHapus
  4. Jadi ini judulnya kondangan sambil jalan-jalan ya Kak. Asyik bener, hehehe.

    BalasHapus
  5. Jalan-jalan memang asik, apalagi kalo ada temennya, biar ada temen kalo ngobrol, hahaha

    BalasHapus
  6. Kebayang kangennya mbak melakukan perjalanan serupa dan ke nikahan teman barengan sama yg lain seperti itu yaa. Semoga saja ya wabah lekas kelar danbisa melakukan perjalanan lain yang lbh seru aamiin

    BalasHapus
  7. Rame bener acaranya ya. Udah baca serius dari awal eh ternyata suruh nunggu mingdep ae lagi yg candi borobudur ya hahaha

    BalasHapus
  8. Saat ini pasti kangen dengan suasana seru saat jalan-jalan dan berkumpul dengan keluarga juga teman-teman seperti ini ya mbak :)

    BalasHapus
  9. Aku...akuu...uda lama banget gak main ke rumahmu Rhoos...
    Jadi sekarang kabar terbarunya sudah ada punggawa yang siap mengantarmu kemana saja niih...
    Uwuuuww~
    So sweet, Rhoos.

    Aku setuju iih...semoga lekas menyusul ya, shayaang~

    BalasHapus
  10. jauh nih perjalanannya ya kak, menyenangkan bisa mengunjungi banyak tempat dalam sekali perjalanan. Pengalaman jadi makin banyak dan menyenangkan... duh jadi kangen makan nasi liwet euy.... pengen nyobain akutuh

    BalasHapus
  11. Aww diambilkan melati, semoga segera menyusul dan waktu terbaiknya ya kak :D itu 2 jam pegel banget pasti, nagntuk gak? XD

    BalasHapus
  12. Eciyee diselipin bunga melati sama mempelai perempuan. Semoga cespleng dan segera menyusul berijab kabul ya, Kak..

    BalasHapus