Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini 7 Hal Penting Saat Menstruasi yang Sering Kita Sepelekan

Assalamualaikum wr wb

Setinggi-tingginya pendidikan perempuan, nggak semuanya mengerti tentang cara MKM (Menjaga Kebersihan Menstruasi) yang baik dan benar. Termasuk halnya saya. Ada beberapa hal yang saya luput dan bahkan saya sepelekan saat menjaga kebersihan menstruasi.

Pada artikel ini ini, saya akan sharing tentang 7 hal yang seringkali para perempuan sepelekan saat menstruasi. Ada yang memang nggak tahu dan malas mencari tahu. Dan juga ada yang tahu ilmunya tapi malas mempraktikannya.

Webinar tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi

Informasi ini merupakan rangkuman dari webinar yang saya ikuti. Jadi saya tidak serta merta mengklaim bahwa kita harus ini itu dan nggak boleh ini itu. Melainkan saya nulis ini karena ada dasarnya.

Kemarin, saya mengikuti webinar yang berjudul ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’. Acara ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POG), Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia.


Saya menjadi 1 dari 1000 perempuan yang mengikuti webinar ini. Webinar yang menghadirkan 3 narasumber hebat ini dilaksanakan sebagai peringatan Hari Kebersihan Menstruasi pada tanggal 28 Mei. 

Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya MKM. Sekaligus mematahkan stigma tentang menstruasi adalah hal yang masih dianggap tabu oleh masyarakat.

Karena masih dianggap tabu, nggak jarang para perempuan menyepelekan soal menstruasi. Padahal menstruasi ada banyak ilmunya dan harus diterapkan supaya area kewanitaan tetap sehat dan bersih.

7 Hal Penting Saat Menstruasi yang Sering Disepelekan oleh Perempuan

Berikut ini adalah 7 hal penting saat menstruasi yang sering kita sepelekan. Saya nggak hanya sharing tentang hal yang kita sepelekan saja, melainkan juga solusinya. Jadi, tulisan ini bisa menjadi reminder buat saya. Bahkan tulisan ini akan lebih bermanfaat bila menjadi reminder untukmu juga.

1. Menstruasi adalah proses normal yang dialami setiap perempuan

Sayang sekali, banyak orang yang menggangap menstruasi sebagai hal yang tabu. Tak patut dibicarakan oleh semua orang. Padahal menstruasi adalah proses biologis yang normal dialami setiap perempuan. Jadi, semua orang sah-sah saja membicarakan tentang menstruasi. 

Seperti yang disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), M.PH menyampaikan bahwa laki-laki maupun perempuan harus mengerti bagaimana fisiologi dan proses menstruasi itu terjadi. 

Menstruasi adalah keluarnya darah melalui vagina pada perempuan selama beberapa hari (3-7 hari) setiap bulannya (21-35 hari). Peristiwa menstruasi adalah meluruhnya darah dari sel telur yang tidak dibuahi. 

Kalau sel telur dibuahi, maka akan berkembang menjadi janin. Karena tidak dibuahi, maka ia meluruh menjadi darah dan keluar dari vagina perempuan. 

2. Ganti pembalut setiap 4 jam sekali ya biar bakteri gak berkembang

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinkes Prov. DKI Jakarta, bahwa 1 dari 3 anak perempuan mengganti pembalutnya setiap 4-12 jam. Sementara 2 dari 3 anak perempuan mengganti pembalut 2 kali sehari.

Padahal MKM yang benar adalah perempuan mengganti pembalut setiap 4-5 jam sekali. Hal ini bertujuan agar bakteri tidak berkembang biak. Kalau darah yang berpadu dengan bakteri dibiarkan lama-lama berada di dekat tubuh kita, maka besar kemungkinan akan terjadi infeksi dan penyakit lainnya.

Apa saja dampak yang terjadi bila tidak rajin ganti pembalut? Kemungkinan besar akan mengalami keputihan, iritasi vagina, gatal vagina, dan bau tidak sedap vagina.

3. Cuci bersih pembalut yang sudah dipakai, masukkan ke dalam kantong plastik, buang ke tempat sampah

Ini adalah ilmu yang harus diajarkan oleh Ibu secara turun temurun. Perempuan harus mau mencuci bersih pembalut yang telah ia pakai. Dicuci dengan air mengalir. Setelah darah di pembalut telah habis, lalu masukkan ke dalam kantong plastik dan bungkus dengan erat. Selanjutnya masukkan ke tempat sampah.

Hal ini bertujuan agar lalat-lalat tidak datang ke pembalut yang kotor itu dan menimbulkan rasa amis. Selain itu, darah yang sudah dibuang tidak lagi memunculkan tumbuh kembangnya bakteri.

Ada loh, teman saya yang nggak mau mencuci pembalutnya. Saya dan kawan lainnya kaget. Karena bisa-bisanya dia ganti pembalut di kamar tidur. Harusnya kan di kamar mandi, sekalian pembalutnya dicuci dan area kewanitaannya dicuci. Nggak habis pikir saya tuh.

4. Jangan membersihkan vagina dengan sabun mandi

Ini nih. Mentang-mentang menjaga vagina dengan bersih, bukan berarti membersihkannya dengan sabun mandi. Vagina itu merupakan area yang sensitif. pH-nya berkisar antara 3,5-4,5. Sedangkan sabun mandi itu pH-nya 9-10. Kan jadi kasian sama vaginanya. 

Tenang saja, kamu tetap bisa kok menjaga Miss V dengan sabun, tapi bukan sabun mandi ya, melainkan dengan pembersih yang khusus didesain untuk kesehatan organ intim kewanitaan.

Salah satu pembersih kewanitaan yang bisa kamu gunakan adalah Betadine Feminine Care. Serangkaian produk untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan. 

Seperti yang dipaparkan oleh Mas Adi Prabowo selaku Head of Marketing, Digital and E-Commerce Mundipharma Indonesia, bahwa kita bisa melengkapi kebutuhan MKM dengan memiliki produk Betadine Feminine Care

Mulai dari daily protection, produk khusus red days, produk khusus infection, dan produk on the go saat melakukan perjalanan. Cara membeli Betadine Feminine Care adalah lewat Shopee dan Tokopedia.



5. Ibu adalah sumber utama yang diharapkan putri tentang informasi menstruasi

Berdasarkan data dari UNICEP (2015), bahwa Ibu adalah sumber utama yang diharapkan seorang anak perempuan untuk mengetahui lebih awal mengenai menstruasi. Sayangnya, tidak banyak Ibu yang memberi edukasi menstruasi kepada putrinya sejak dini.


Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., selaku Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia menjelaskan bahwa akan ada dampak buruk apabila menstruasi tidak dibicarakan dengan anak perempuan.

Apabila tidak dibicarakan dengan si putri, maka ia rentan mengalami emosi negatif seperti takut, cemas, marah, malu, dll. Selain itu ia merasa tidak siap menghadapi manarke (menstruasi untuk kali pertama) dan juga kesalahpahaman tentang menstruasi.

Apabila menstruasi dibicarakan oleh Ibu sejak awal, maka hal yang dirasakan antara lain:

  • Kesehatan reproduksi remaja akan lebih baik
  • Mengerti untuk menunda hubungan seksual pertama
  • Mengurangi risiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas
  • Meningkatkan relasi antar ibu dan remaja

6. Edukasi menstruasi juga harus ada di sekolah

Biasanya, menstruasi akan dijelaskan secara khusus saat mata pelajaran Biologi. Masuk ke dalam bab mengenai reproduksi supaya siswa-siswi mengerti bagaimana proses pembuahan itu terjadi dan proses menstruasi terjadi.

Selain itu, edukasi menstruasi di sekolah juga dilakukan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Biasanya, petugas UKS akan menyampaikan secara detail mengenai edukasi MKM. 

Hal ini merupakan salah satu program dari dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta, seperti yang disampaikan oleh dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta.



7. Anak laki-laki juga perlu dibekali edukasi tentang menstruasi loh!

Ini nih yang sering dianggap sepele, bahwa laki-laki tak perlu tahu tentang menstruasi. Padahal, anak laki-laki juga harus mengerti proses menstruasi yang dialami perempuan supaya mereka bisa menghargai dan memahami perempuan.

Kalau anak laki-laki tidak dibekali tentang edukasi menstruasi, maka mereka akan cenderung mengejek-ngejek perempuan yang mungkin kebetulan sedang tembus atau ada darah kotor yang muncul di rok atau celananya. 

Apabila anak laki-laki mampu memahami menstruasi yang dialami perempuan, maka ia bisa lebih bijak dalam bertindak. Mungkin ia bisamembantu menutupi teman perempuan yang roknya tembus darah. Atau mungkin menawarkan minuman hangat untuk teman perempuan yang lesu karena menstruasi.



Itulah 7 hal yang sering kita sepelekan perihal menstruasi. Hal-hal yang dulunya dianggap tabu karena minimnya informasi. Sekarang, kita semua sudah mendapatkan banyak edukasi menstruasi dan menjangkau lebih banyak informasi. Jadi, saat ini kita bisa lebih bijak untuk menghadapi menstruasi.

Wassalamualaikum wr wb


Rhoshandhayani KT
Rhoshandhayani KT Rhoshandhayani, seorang lifestyle blogger yang semangat bercerita tentang keluarga, relationship, travel and kuliner~

69 komentar untuk "Ini 7 Hal Penting Saat Menstruasi yang Sering Kita Sepelekan"

  1. Nah hal-hal ini yang sering di sepeleka ya mba. Buat orang tua penting banget nih. Kadang kalau bicara seputar menstruasi ini masih tabu ya mba

    BalasHapus
  2. 2 Pengetahuan baru dan penting yg saya dapat dari artikel ini yaitu:
    1. Tidak boleh membersihkan vagina/organ vital menggunakan sabun mandi
    2. Anak laki2 juga perlu diberi edukasi tentang menstruasi.
    Semoga artikel ini dapat memberi pencerahan bagi banyak orang lainnya.

    BalasHapus
  3. semoga dengan adanya kampanye ini semakin banyak perempuan yang sadar pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin daku setuju dengan mbak Retno, edukasi seperti ini harus selalu diberikan, agar informasi yang tepat dan benar bisa sampai pada sasarannya

      Hapus
  4. Yang masih banyak orang lakukan adalah membersihkan area kewanitaan pake sabun mandi. Padahal gak baik ya, karena phnya berbeda. Jadi banyak dapat informasi dari webinar kemarin ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru tahu kalo pake sabun gak boleh. Tapi denger2 di kampungku ada yang mencuci daerah kewanitaan saat menstruasi pake air daun sirih, itu boleh gak ya kak? katanya bagus untuk menghancurkan bakteri di dalam rahim.

      Hapus
  5. Nah iya tuh, pas menstruasi itu sebenanrnya justru harus lebih extra merawat kebersihan dan kesehatan area kewanitaan, salah satunya ku pake betadine feminine wash itu

    BalasHapus
  6. Saya banyak berharap agar webinar seperti ini bisa diadakan di sekolah-sekolah. Terutama di SMP dan SMA. Jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari PJJ dan minta mereka untuk menuliskan kembali apa yang mereka dapatkan. Mudah-mudah dengan cara ini pengetahuan akan manajemen kebersihan menstruasi dan pentingnya organ reproduksi perempuan dapat tersampaikan dengan baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dibaca runut kembali, perkara menstruasi memang gak bisa dianggap enteng ya. Jika tidak paham akan manajemen kebersihannya sedari dini, efeknya kepada organ reprosuksi sangat besar sekali

      Hapus
  7. Edukasi sangat bermanfaat nih buat para mom dan anak gadis untuk menjaga kebersihan daerah v agar terhindar dari kanker serviks

    BalasHapus
  8. tentu saja hal mengenai mensturasi gak boleh disepelehkan. apalagi dalam organ intim setauku tidak boleh membersihkan dengan sembarang alat pembersih ya.. sepertinya betadine ini cocok buat perempuan yang sedang bermasalah dengan organ intim.

    BalasHapus
  9. Betul sekali kak sering banget Kita abai dengan kebersihan saat menstruasi ya mbak. Untung banget Ada webinar yang super duper keren ya

    BalasHapus
  10. Edukasi pemahaman menstruasi emang bener harus diberikan pada anak sejak usia dini ya mbak karena bagaimanapun anak pada akhirnya harus mandiri merawat dan menjaga alat reproduksinya dengan baik.

    BalasHapus
  11. Saya tidak punya anak perempuan. Belum kali ya. Tapi ke anak laki-laki saya sering share terkait masalah menstruasi ini. Karena kebetulan dia juga sering mendengarkan ayahnya yang sedang memberikan kajian ketika pengajian. Anak laki-laki juga harus tahu terkait menstruasi ini karena kelak ia juga punya tanggung jawab kalau anak perempuannya baligh

    BalasHapus
  12. bagus banget webinarnya,

    ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’.

    karena banyak yang mengabaikan. Nggak heran banyak yang salah bahkan nggak paham cara membersihkan Miss V

    Saya juga baru dikasi tau dokter sesudah menikah dan diberi resep menggunakan Betadine Feminine Care dokter obgyn

    BalasHapus
  13. Dalam artikel tersebut point 2, 3, dan 4 adalah sesuatu yang saya yakin pasti sering dihiraukan oleh para wanita, point 5, 6, 7saya sangat setuju dengan gagasan kak ros tentang pentingnya edukasi bagi ibu, anak laki- laki dan jikanperlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.

    BalasHapus
  14. Wah materi seputar menstruasi setiap tahunnya selalu aku bahas di kelas XI SMA. Karena saya guru biologi, jadinya dapet ilmu baru dari tulisan di atas. Insya Allah info di atas akan kusampaikan ke siswa di materi sistem reproduksi tahun depan. Thanks ilmunya kak.

    BalasHapus
  15. Tema zoominar ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’. ini penting banget sebagai bahan edukasi utk kita semua.
    Semoga makin banyak yg tercerahkan ya.
    karena masih banyak lho, yg nggak paham cara membersihkan Miss V dan hal2 terkait menstruasi

    BalasHapus
  16. edukasi seputar organ biologis dan menstruasi emang jadi penting ya mba,

    dulu aku kaget banget pas di sekolah masih kelas 6 SD, udah menarche dan masih clueless banget kudu ngapain

    BalasHapus
  17. wah ternyata point semuanya sangat penting banget, agar mengurangi resiko terkena penyakit yang berbahaya saat terkena menstruasi

    BalasHapus
  18. Sepakat aku kalau anak laki-laki mesti diedukasi tentang menstruasi ini.Sehingga mereka mampu memahami menstruasi yang dialami perempuan dan bisa lebih bijak dalam bertindak.

    BalasHapus
  19. Kampanye yang sangat mengedukasi banget. Yang perempuan paham apa yang harus diperbuat saat menstruasi, yang laki-laki jg memaklumi jika anak perempuan sering uring2an jika sedang haid.

    BalasHapus
  20. Informasinya bisa menambah pengetahun kita ya Mba, sebab banyak yang abai tentang hal ini. Terlebih saat mengganti pembalut. Padahal minimal 4 jam sekali diganti, bukan ketika waktu mandi aja, hehehe

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah waktu daku SMP ada edukasi soal menstruasi, bahkan waktu itu kami yg perempuan dapat hampers pembalut, meski sih karena pikiran masih bocah saat itu gak paham cara pakainya haha

    BalasHapus
  22. Aku jadi ingat ada kejadian seorang wanita hadi yang diusir dari lingkungannya lantaran dianggap kotor. Edukasi penting banget sejak dini, terutama buat anak-anak perempuan yg akan mengalaminya sendiri. Biar ga kaget atau merasa malu, justru bisa mengambil langkah yang tepat jika diajak diskusi ibunya sejak dini. Anak-anakku yg cowok pun kukasih tahu soal haid, biar bs menghargai para wanita. Untung deh sekarang ada Betadine feminine care yang bisa diandalkan utk jaga kesehatan organ intim.

    BalasHapus
  23. Pelajari tulisan ini menjadi bekal pengetahuan mengenai menstruasi, kesehatan dan tentu pola hidup bersih dan sehat.

    BalasHapus
  24. Betul, Mbak, edukasi mengenai menstruasi itu tidak hanya diperlukan oleh anak perempuan saja, tetapi anak laki-laki juga harus memahaminya. Dengan begitu, anak akan menjadi lebih aware dan mandiri dalam menjaga kebersihan badannya.

    BalasHapus
  25. Betul juga ya. Aku jadi ingat, saat masih di SMP kayaknya. Ketemu anak cowok yang ngejek temannya. Hanya karena ada bercak noda di roknya. Andai anak cowok dibekali pengetahuan ini, mungkin temen ceweknya nggak akan merasa malu karena ketahuan tembus.

    Agak gemes gimana sih waktu itu. Tapi mau negur ya takut. Hehehe

    BalasHapus
  26. banyak memang wanita yang dewasa yang belum tahu tentang menstruasi apalagi menjaga kebersihan
    ada yg entah hemat atau tidak tahu malah mengganti cuma 2 kali sehari
    padahal itu keliru
    semoga dengan banyak tulisan dan edukasi ini makin memberikan pencerahan kepada mereka yg masih kurang paham tentang kebersihan kewanitaan dan menstruasi

    BalasHapus
  27. Setuju banget aku ka kalau edukasi soal menstruasi jg perlu diajarkan ke anak laki2 ya biar ga jijik

    BalasHapus
  28. Mencuci pembalut sebelum dibuang itu sungguh pengetahuan baru buatku, Mbak. Perlu kukomunikasikan ke istri nih, terutama penggunaan Betadine feminine care untuk melindungi organ intim dari infeksi bakteri, virus, dan jamur. Ga bisa sembarangan pake sabun biasa kan, sama juga ga bisa menyepelekan bahwa anak cowok pun perlu diedukasi seputar menstruasi agar ba menghargai teman ceweknya alih-alih mengolok mereka pas datang bukan.

    BalasHapus
  29. Saya termasuk yang membersihkan dengan sabun, nih, sebelum ikut acaranya. Sekarang sudah tahu ada rangkaian produk dari Betadine yang tepat dan solutif.

    BalasHapus
  30. Edukasi menstruasi penting untuk anak perempuan dan juga laki-laki biar lebih menghargai perempuan. Selain itu sekolah juga harus aware tentang topik ini, kan kita tahu siswa perempuan selalu diejek di lokasi sekolah karena bercak di rok.

    Yudichu-Apabedanya.com

    BalasHapus
  31. Ilmu dan informasi yang disampaikan di webinar nya begitu bermanfaat, terlebih mengenai wanita dan permasalahan seputar menstruasi yang sampai saat ini belum banyak yg benar2 memahami akan kebersihan dan kesehatannya dan poin-poin apa yg harus dilakukan

    BalasHapus
  32. Anak-anak saya laki-laki semua. Yang gede (SMA) sudah paham saat ibunya sedang PMS. Ke depannya adiknya bakalan dikasih edukasi juga tentang menstruasi pada perempuan.

    BalasHapus
  33. Aku baru tahu bahwa pemerintah pun mendukung program manajemen kebersihan menstruasi ini melalui UKS di sekolah-sekolah. Bagus lah kalau sekolah juga menyediakan toilet yang bersih dengan air mengalir. Tahu aja kan WC sekolah mah...Hiii....

    BalasHapus
  34. Aku kalo sedikit nggak tak cuci kak ros, ya Aampun ternyata wajib ya dicuci meski sedikit aku kadang kan agak males. Duh semoga bisa mengurangi kebiasaan burukku ini

    BalasHapus
  35. Benar, kadang MKM masih diabaikan perempuan yah termasuk saya dlu. Tp syukurlah karena skrg udah tahu MKM yang tepat

    BalasHapus
  36. Dulu pas sekolah bahasan yang paling kusuka adalah yang berhubungan dengan perempuan. Soalnya sebagai remaja kan pengen tampil bersih dan menarik sekalipun saat menstruasi. Pembekalan seperti ini asli penting banget

    BalasHapus
  37. ganti pembalut 4 jam ini tudak selalu saya lakukan kecuali hari 1-3 karena pas banyak-banyaknya, selanjutnya kalau merasa basah saya baru ganti. Lainnya juga sangat penting termasuk juga pengetahuan untuk anak laki-laki ya

    BalasHapus
  38. Betul sekali, ga banyak sy mendapati teman di sekeliling sy yang menganggap remeh soal kebersihan saat haid ini. Pokoknya asal ganti pmbalut dan ga memprhatiakan hal mngenai kebersihan yg lainny. Harusnya event ttg mengajak brsih saat haid ini lebih sering lagi ya

    BalasHapus
  39. Wa'alaikumussalaam...

    Edukasi soal menstruasi memang perlu banget loh, biar ketika si gadis ngalamin menstruasi pertamanya, dia nggak kaget lagi dan telah siap menghadapinya dengan senyuman, hahaha.

    Sekarang mah nggak perlu tabu lagi, setiap orang tua perlu banget edukasi sejak dini mengenai menstruasi kepada setiap anak gadisnya. Orang tua juga wajib menambah ilmu soal menstruasi, jadi bisa memberikan penjelasan yang komprehensif sekaligus berbagi pengalamannya.

    Penting banget nih menjaga kebersihan saat menstruasi. Untung ada Betadine Feminine Care....

    BalasHapus
  40. Kalau ada acara kayak gini lagii, penginnya ikut ngajak anak remaja yaa kak. Cuma dikemas menarik untuk anak2 seusia mereka. Kemarin aja webinarnya keren bangett, ga bosen loh nyimaknya

    BalasHapus
  41. Yes kak bener. Anak laki-laki jangan sampai luput dari edukasi kita mengenai menstruasi. Karena ini dapat menghindarkan mereka dari sikap membully anak perempuan yang mengalami Menstruasi.

    BalasHapus
  42. Selain menjaga kebersihan dengan cara yg sudah sering dilakukan penting juga memilih sabun pembersih yang sesuai dan terjamin kebersihannya. Terima kasih mbak informasinya.

    BalasHapus
  43. Setuju banget, Mbak. Jangan membersihkan vagina dengan sabun mandi tapi harus pakai sabun khusus untuk daerah kewanitaan. Menjaga daerah kewanitaan itu penting banget, ya, apalagi menstruasi, harus sering ganti pembalut dan lain sebagainya.

    Makanya perlu banget edukasi semacam ini baik di rumah maupun di sekolahan.

    BalasHapus
  44. Gak usah takut dengan menstruasi karena ini hal normal, asalkan bisa menjaga kebersihan dengan benar. Makanya sejak dini manajemen kebersihan menstruasi juga diajakrkan pada anak perempuan ya

    BalasHapus
  45. Iyanih, sampai sekarang masih banyak yang menanganggap kalau menstruasi itu tabu, padahal edukasi yang benar tentang mens ini manfaatnya banyak banget loh...

    BalasHapus
  46. Setuju banget dengan artikel ini, Mbak. Untuk pribadi ya ganti pembalut tiap 4 jam itu masih suka abai dan kadang masih suka pakai sabun untuk bersihkan daerah kewanitaan. Harus mulai sedia Betadine Feminine Wash nih.

    BalasHapus
  47. Jadi emang nggak boleh sembarang pake sabun ya untuk membersihkan area kewanitaan saat menstruasi. Memang ini hal yang sering diabaikan untuk baca postingan ini bermanfaat dan mencerahkan sekali. Jadi tahu hal-hal apa saja yang semestinya dilakukan saat menstruasi agar bisa tetap sehat dan bersih

    BalasHapus
  48. Aku masih sering membersihkan vagina dengan sabun mandi nih. Duh, jadi merasa bersalah sama organ kewanitaan ku. Terniat mau nyetok betadine feminine lah

    BalasHapus
  49. Ternyata perempuan yang belum paham Manajemen Kebersihan Menstruasi banyak juga ya. Bangga menjadi bagian dari 1000 orang yang mendapat edukasi tentang MKM. Sekarang tugas kita menyebarkannya ke sekitar kita...

    BalasHapus
  50. Aku baru tau ada hari kebersihan menstruasi, beruntunf banget deh kak ros bisa ikutan diantara 1000 peserta. Karena edukasinya bagus banget ini

    BalasHapus
  51. Anak pertamaku usia 8 tahun sudah pernah bertanya mengenai menstruasi.

    Jujur, masih suka bingung bagaimana memulai dan menjelaskan ke anak. Apalagi kalau dia bertanya kenapa alasan aibunya pernah tidak solat di waktu tertentu.

    Setelah ikutan webinar ini, jadi lumayan terbuka untuk memulai berbicara pada anak perempuanku.

    Minimal semakin bisa terbuka dan berproses untuk mengedukasi.
    Memang jangan lagi dianggap tabu pembicaraan tentang menstruasi karena kan untuk masa depannya juga ya.

    BalasHapus
  52. Iya nih dulu aku mengira kalau pakai pembersih kewanitaan justru gak bagus,akhrinya pakai sabun. Pas tahu bahwa pH sabun mandi gak cocok sama vagina baru deh ngeh kalau pembersih kewanitaan tu yg lbh bagus gtu.
    Menstruasi ini hal normal tapi gk banyak yg tahu bgmn cara membersihkan organ kewanitaan yaa. Makanya edukasi kyk webinar kmrn apik banget.

    BalasHapus
  53. Aku dulu pernah lho membasuh pake sabun. Pikirku ya akan lebih bersih aja. Eh ternyata setelah baca sana-sini salah ya cara itu.
    Makanya kita wajib nih ya kasih informasi yang bener soal menstruasi ke anak :)

    BalasHapus
  54. Wih keren, bisa ikut terlibat soal event MKM yang pesertanya sampe ribuan! Wow banget. Tapi emang kegiatannya bagus banget sih, biar semua orang baik laki-laki dan perempuan, harus makin paham soal menstruasi. Haid bukanlah hal yang tabu!

    BalasHapus
  55. Keren banget sih webinar kemarin. Materinya super bergizi dan bermanfaat. Jadi banyak tambahan wawasan.

    BalasHapus
  56. Yes, jangan lupa edukasi ke anak laki-laki juga penting yaa kak, supaya bisa lebih aware terhadap teman atau saudara perempuan yang menstruasi

    BalasHapus
  57. Setujuu, edukasi tentang menstruasi ini juga perlu dilakukan di sekolah. Alhamdulillah kalau di sekolah anak-anak kami (saat SD) ada pembekalan tentang keputrian ini yang jadwalnya saat siswa putra menjalankan ibadah sholat Jum'at.

    BalasHapus
  58. Betadine Feminine Hygiene harus selalu disediakan di rumah nih, karena Ms V kan ga boleh disabunin pake sabun mandi. Jd lebih aman pakai pembersih yg tepat ya

    BalasHapus
  59. Rhoos....suka pake banget sama tulisanmuu..
    Iyaya, banyak hal yang biasanya kita abaikan ketika menstruasi. Namun dengan edukasi secara tepat begini, bisa diaplikasikan langsung. Apalagi ketika bicara menstruasi terhadap anak.

    BalasHapus
  60. Kalau aku terbiasa cuci bersih pembalutnya, abis itu dibungkus dan dibuang. PR banget nih buat ganti 3/4 jam sekali. soalnya kalau masuk kerja kadang pas jam siang. Ternyata bisa menimbulkan infeksi lainnya.

    BalasHapus
  61. Emang penting banget ya edukasi soal menstruasi ini, dan peranan ibu memang sangat penting. Saya pun sampai dewasa termasuk yang baru tahu beberapa hal tentang kebersihan saat menstruasi. Soal mencuci pembalut, baru saya tahu setelah di kasih tahu oleh teman kost satu kamar saat kuliah. Jadi sebelum itu, pembalut bekas digulung, bungkus kertas, bungkus plastik, lalu di buang gitu aja.

    BalasHapus
  62. Bener banget nih mbak. Terutama poin yg anak laki harus diedukasi juga terkait menstruasi. Meski yg mengalami adalah wanita, Laki-laki perlu tahu agar tidak menyepelekan

    BalasHapus
  63. Pada mapel penjaskes di SD kelas 4 sudah dipelajari tentang pentingnya menjaga kebersihan alat reproduksi, terutama bagi anak perempuan. Karena rata-rata anak perempuan memasuki kelas 5 dan 6 sudah mengalami haid untuk pertama kali. Jadi dengan begitu anak-anak tau dan mengerti tentang pentingnya menjaga kesbersihan serta kesehatan alat reproduksinya

    BalasHapus
  64. Mengganti pembalut 4 jam sekali itu sih yang benar-benar tamparan buat aku. Soalnya sebelumnya sering malas-malasan. Moody, biasa lah kak. Selalu pengen selonjoran aja pas M. Ternyata harus banget ya serajin itu biar tetap sehat

    BalasHapus
  65. Molly masih suka malas nih ganti pembalut. padahal ganti pembalut itu penting ya supaya bisa menjaga organ kesehatan wanita.

    BalasHapus
  66. eh bener banget deh mbak edukasi menstruasi ini juga harus dikasih ke anak laki2..biar mereka tau apa sebenrnya,,kalo ada teman cewek datang bulan dan 'tembus' gak ngejek...malah harus ngebantu..wahhh makasih mbaa boleh nih...jadi masukan buat keponakan2 cowok nihh

    BalasHapus