Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tips Cetak Kalender Sendiri Biar Lebih Murah

Assalamualaikum wr wb

Kali ini Kak Ros hadir lagi untuk sharing tentang tips mencetak kalender sendiri biar dapat harga lebih murah. Juga supaya dapat mencetak kalender dengan kualitas terbaik sehingga dapat memuaskan pelanggan atau pemesan.

Mencetak kalender kini menjadi kebutuhan perusahaan, home industry, atau para pemilik bisnis kecil. Untuk bisnis kecil atau home industry, biasanya butuh bagi-bagi kalender kepada karyawannya. Harapannya bisa memberikan kalender meski dalam budget kecil.

Ini Tips Cetak Kalender Sendiri Harga Lebih Murah

Tenang saja, ada banyak cara kok untuk mencetak kalender dengan harga murah. Oh tentu saja, kita bisa mengontrol kualitas kalender sesuai budget yang kita punya. Lalu, apa saja tips mencetak kalender sendiri supaya dapat harga kalender murah? Simak tips berikut ya!

1. Buat Kalander 1 Halaman Saja

Kalau pengen hemat banget, coba buat kalender dengan 1 halaman saja. Iya, 12 bulan berada di 1 halaman kalender yang besar. Memang tanggalnya akan tampak kecil-kecil, tapi bermanfaat banget karena bisa melakukan perencanaan untuk bulan-bulan depan tanpa membolak-balik kalender.

2. Pilih Kertas Biasa Saja

Kalau memang budgetnya tipis, coba pilih kertas yang biasa saja. Nggak perlu pilih kertas yang tebal dan glossy. Pilih kertas kalender yang biasa saja. Tenang saja, nggak perlu khawatir robek karena terlalu tipis. Masing-masing percetakan memiliki standar tersendiri untuk kertas kalender yang paling murah.

Ada banyak jenis bahan untuk kertas kalender. Mulai dari art paper, art karton, kertas linen, dan fancy. Kalau budget terbatas, kamu bisa menggunakan kertas art karton yang teksturnya cukup licin dengan ketebalan 260 atau 300 gr. Tenang saja, kualitasnya bagus kok. Kertas art karton ini harganya jauh lebih murah daripada kertas linen.

3. Cetak dalam Jumlah Banyak

Kalau pengen dapat harga yang lebih murah, disarankan untuk mencetak dalam jumlah banyak. Biasanya, makin banyak jumlah kalender yang dicetak, maka akan dapat diskon atau potongan harga.

Boleh juga loh, sisa kalender itu disedekahkan ke orang-orang yang belum punya kalender terbaru. Supaya manfaatnya lebih terasa. 

4. Pilih Ukuran yang Kecil

Kamu juga bisa mengakali kalender dengan ukuran yang kecil. Ada kok kalender bolak-balik atau kalender meja yang ukurannya lebih kecil. Tenang, masih bisa kok diberi gambar atau foto tertentu sesuai request. Kalender meja dengan ukuran kecil dan budget minim ini biasanya menjadi souvenir pernikahan loh!

5. Buat Kalender 1 Halaman dengan Ukuran Kecil

Iya, masih bisa loh untuk membuat kalender 1 halaman dengan ukuran minimalis. Kurang lebih ukurannya seperti buku tulis (atau kertas A4 dibagi 2). Biasanya ini juga menjadi undangan pernikahan. Jadi di halaman depan berisi undangan nikah, lalu di baliknya adalah kalender. Bermanfaat, bukan?

6. Pilih Warna Monokrom

Kalau memang budgetnya terbatas, maka sadarilah bahwa sulit untuk mendapatkan kalender dengan kaya warna. Solusinya, pilih kalender dengan warna monokrom atau 2 warna. Biasanya hitam dengan abu-abu, hitam dengan biru langit, dan lainnya.

Oh tenang saja, biasanya di masing-masing kalender sudah diberi warna merah karena ada tanggal merah. Ya masa’ tanggalnya hitam semua, ya berarti kerja terus dong? Wkwk.

7. Gunakan Desain Sederhana atau Template

Biasanya masing-masing percetakan memiliki template desain kalender. Memang sih, ada banyak tema percetakan kalender, tapi kalau memang budgetnya terbatas, ya pakai desain template saja loooh.

Kalau mau desain kalender sendiri, maka kamu harus mengeluarkan budget lebih. Toh, template desain kalender yang dimiliki percetakan juga bagus-bagus kok. Inshaa Allah sudah sesuai standar.

8. Minim Foto, Tapi Ada Logo atau Nama Bisnismu

Kalau memang budgetnya terbatas, nggak perlu ngeyel untuk minta tambahan foto. Cukuplah minta tanmbahan logo bisnismu atau nama bisnismu. Itu sudah cukup mewakili dari mana kalender itu berasal.

9. Cari Tempat Cetak Terdekat atau Free Ongkir

Solusi selanjutnya: cari tempat cetak terdekat supaya nggak kena biaya bensin. Toh, ada banyak percetakan Jakarta yang bisa kamu pilih. Kalau dirasa percetakan terdekat harganya mahal, maka coba bandingkan dengan percetakan di marketplace. 

Apabila percetakan di marketplace menyediakan free ongkos kirim, ya ambil saja. Namun semakin banyak jumlah pesananmu, semakin berat bobot kalender, maka tentu akan dikenakan ongkos kirim.

Kesimpulan

Nah, itulah tips cetak kalender dengan harga murah. Bisa banget digunakan untuk home industrymu atau bisnis yang baru kamu rintis. Semoga tips ini bisa menekan budget kalendermu ya!

Wassalamualaikum wr wb

1 komentar untuk "9 Tips Cetak Kalender Sendiri Biar Lebih Murah"

  1. Kalender kantor cuma selembar kecil doang, pas banget bisa diselipin di bawah kaca meja

    BalasHapus