Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Showing posts with the label fiksi

Mendengarkanmu - Baleriano Chapter 27

Gazebo menjadi tempat istirahat kami berdua. Kami lelah dalam perjalanan kami. Kami ingin bertu… lanjut baca... Mendengarkanmu - Baleriano Chapter 27

Menemukanmu - Baleriano Chapter 26

Lampu masih menyala merah, masih pada hitungan ke 297. Dan sialnya, aku berada sekitar 100 meter… lanjut baca... Menemukanmu - Baleriano Chapter 26

Kembali Normal - Baleriano Chapter 25

Semua orang yang kupastikan bisa membantuku untuk menemukan Davin, ternyata sama sekali tidak … lanjut baca... Kembali Normal - Baleriano Chapter 25

Tentang Rumah Davin - Baleriano Chapter 24

Aku mengambil sepeda kayuhku. Pagi ini aku ingin bersepeda, mumpung hari Minggu. Tapi aku in… lanjut baca... Tentang Rumah Davin - Baleriano Chapter 24

Mencari Anya = Davin - Baleriano Chapter 23

Aku hanya memiliki nomor ponsel Anya. Dan dia adalah satu-satunya keluarga Davin yang saat ini b… lanjut baca... Mencari Anya = Davin - Baleriano Chapter 23

Second Clue - Baleriano Chapter 22

“Na, aku mau nanya, boleh?” “Nanya aja,” jawab Nana centil. “Radit dimana?” tanyaku dengan … lanjut baca... Second Clue - Baleriano Chapter 22

Sebuah Pencarian - Baleriano Chapter 21

Hari ini matahari bersinar sangat cerah. Aku melangkah menuju sebuah distro yang bernama ‘Den… lanjut baca... Sebuah Pencarian - Baleriano Chapter 21

Setumpuk Mawar Putih - Baleriano Chapter 20

Aku mengambil tumpukan mawar putih yang berada di meja dekat pintu kamarku. Ada banyak mawar p… lanjut baca... Setumpuk Mawar Putih - Baleriano Chapter 20